Sumatra Barat

Keselamatan Perka Diperkuat, KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Liar

SWARNASUMBAR.COM– Penutupan perlintasan liar Pariaman kembali dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat dengan menutup tiga titik di lintas Lubuk Alung–Pariaman pada Senin (8/6), sebagai langkah memperkuat keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

KAI Divre II Sumbar menutup perlintasan liar di KM 57+1/2 dan KM 57+2/3 yang berada di Desa Cimparuah, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, bersama sejumlah stakeholder lintas instansi.

Kolaborasi Lintas Instansi Tutup Perlintasan

Tim Pengamanan dan Prasarana KAI Divre II Sumbar memimpin langsung kegiatan penutupan tersebut dengan dukungan Polsek Kota Pariaman dan berbagai pihak terkait.

Selain itu, Dinas Perhubungan Kota Pariaman, PT Jasa Raharja, unsur TNI/Polri, komunitas Railfans, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat ikut terlibat dalam proses penutupan perlintasan liar tersebut.

Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari hasil joint inspection yang sebelumnya dilakukan bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang dan instansi terkait untuk mengidentifikasi titik perlintasan berisiko.

Penutupan ini juga mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 yang mengatur keselamatan perlintasan sebidang.

Perlintasan Liar Tingkatkan Risiko Kecelakaan

KAI Divre II Sumbar menilai keberadaan perlintasan liar masih menjadi salah satu faktor yang berpotensi mengganggu keselamatan operasional perjalanan kereta api.

Perlintasan tanpa izin resmi umumnya tidak memiliki fasilitas keselamatan memadai, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan antara kereta api dan pengguna jalan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi perkeretaapian.

“Penutupan perlintasan liar merupakan langkah nyata untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat,” ujar Reza.

Ia menambahkan, upaya tersebut membutuhkan dukungan seluruh stakeholder agar tercipta lingkungan perkeretaapian yang aman dan tertib.

21 Perlintasan Liar Sudah Ditutup

KAI Divre II Sumbar mencatat hingga saat ini sebanyak 21 perlintasan liar sudah ditutup dari total 35 titik yang menjadi program penanganan bertahap.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 titik berhasil direalisasikan sepanjang tahun 2026, sementara empat titik lainnya ditutup pada tahun sebelumnya.

Selain penutupan perlintasan, KAI juga memperkuat keselamatan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta memastikan seluruh petugas menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur.

Kemudian, KAI juga terus membangun budaya keselamatan di seluruh lini operasional perusahaan untuk meminimalkan potensi risiko di jalur kereta api.

Edukasi Publik dan Imbauan kepada Masyarakat

KAI Divre II Sumbar secara berkelanjutan melakukan edukasi keselamatan kepada masyarakat, sekolah, komunitas, serta pemerintah daerah.

Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar disiplin dan patuh terhadap aturan keselamatan di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang.

Reza juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka kembali perlintasan yang sudah ditutup dan tidak melakukan aktivitas di ruang manfaat jalur kereta api.

Selain itu, masyarakat diminta selalu mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan sebidang sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui sinergi antara KAI, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, upaya peningkatan keselamatan perkeretaapian di Sumatera Barat diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan.

sutan sati

Recent Posts

Porprov XVI Sumbar 2-14 Oktober, Kota Solok Siap Jadi Tuan Rumah

SOLOK – Porprov XVI Sumbar dijadwalkan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026. Wali Kota Solok Ramadhani…

Sabtu, 19 September 2026 ago

Nil Maizar Siapkan Semen Padang Hadapi PSIS Semarang

Semen Padang mematangkan persiapan menghadapi PSIS Semarang dalam laga yang berlangsung besok malam pukul 19.00…

Sabtu, 19 September 2026 ago

Hunting Tourist di Jam Gadang, 61 Siswa SMP Lab UNP Wawancarai Turis

BUKITTINGGI — Hunting Tourist SMP Lab Pembangunan UNP berlangsung di Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Sabtu…

Sabtu, 19 September 2026 ago

Drone Dicegat di Selatan Mekkah, Jemaah Umrah Indonesia Tetap Aman

MADINAH— Drone dicegat di Mekkah oleh sistem pertahanan udara Arab Saudi pada Selasa (15/9) malam.…

Rabu, 16 September 2026 ago

KONI Sumbar Pastikan Porprov XVI Tetap Digelar 2–14 Oktober

PADANG— Porprov XVI Sumatera Barat tetap digelar pada 2–14 Oktober 2026 sesuai hasil Rapat Koordinasi…

Rabu, 16 September 2026 ago

Kabut Asap Padang, Pemko Terapkan PJJ hingga 18 September

PADANG — Kualitas udara Padang mencapai angka 904 pada Rabu (16/9/2026) pukul 05.00 WIB. Kondisi…

Rabu, 16 September 2026 ago