Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menerima audiensi pengurus KONI Sumbar di Mapolda Sumbar, membahas Porprov 2026.
SWARNASUMBAR.COM — Kapolda Sumatera Barat menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026 saat menerima pengurus KONI Sumbar di Mapolda, Selasa (7/4/2026). Dukungan ini menjadi momentum penting setelah ajang tersebut tidak berlangsung selama delapan tahun.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menyatakan komitmen kuat untuk membantu seluruh program strategis KONI guna mendorong prestasi atlet hingga tingkat nasional dan internasional.
Pertemuan berlangsung santai namun fokus membahas langkah konkret pembinaan olahraga daerah. Selain itu, kedua pihak menyoroti pentingnya percepatan program menuju target besar olahraga Sumbar.
Ketua KONI Sumbar Hamdanus menegaskan Porprov XVI yang dijadwalkan berlangsung 2–14 Oktober 2026 menjadi agenda prioritas yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, vakumnya ajang tersebut selama delapan tahun berdampak langsung pada pembinaan atlet di daerah.
“Kami memastikan Porprov ini harus terlaksana karena menjadi fondasi pembinaan dan prestasi atlet,” ujar Hamdanus.
Selain itu, KONI Sumbar menjalankan program Pemusatan Latihan Provinsi (Pelatprov) bagi atlet dan pelatih berprestasi. Program ini juga disertai pemberian uang pembinaan untuk mendukung peningkatan kualitas atlet.
Sementara itu, KONI Sumbar mempersiapkan atlet menghadapi Porwil dan kejuaraan nasional sebagai bagian dari target menuju PON 2028 di NTB-NTT. Target yang dibidik yakni 20 medali emas dan masuk 10 besar nasional.
Di sisi lain, Sekretaris Umum KONI Sumbar Anandya Dipo Pratama menambahkan pihaknya mulai membenahi sistem organisasi melalui digitalisasi data atlet dan pengelolaan keuangan.
“Kami terus memperkuat sistem, termasuk digitalisasi dan kerja sama strategis dengan berbagai pihak,” kata Dipo.
Kapolda Sumbar menegaskan kesiapan institusinya untuk mendukung penuh Porprov sebagai ajang kebangkitan olahraga daerah. Ia menilai ajang ini menjadi momentum strategis untuk menghidupkan kembali prestasi atlet Sumbar.
“Kami siap mendukung penuh Porprov 2026 sebagai titik awal kebangkitan olahraga daerah,” tegasnya.
Selain itu, dukungan tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan Porprov, namun juga mencakup pembinaan atlet, kejuaraan, hingga peningkatan prestasi.
Namun demikian, Kapolda menyoroti keterbatasan anggaran KONI Sumbar yang hanya sekitar Rp5 miliar per tahun dari APBD. Ia menilai jumlah tersebut menjadi tantangan besar untuk mencapai target prestasi nasional.
Karena itu, ia mendorong KONI untuk menggandeng pihak ketiga seperti BUMN, perusahaan swasta, hingga pengusaha guna memperkuat pendanaan.
“Kolaborasi menjadi kunci agar target prestasi bisa tercapai lebih realistis,” ujarnya.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga atlet berprestasi agar tidak berpindah ke daerah lain. Ia menilai perhatian terhadap kesejahteraan atlet menjadi faktor utama dalam mempertahankan potensi daerah.
Selain itu, ia membuka peluang bagi cabang olahraga untuk menggelar kejuaraan dengan tajuk “Kapolda Cup” sebagai bentuk dukungan konkret terhadap aktivitas olahraga.
“Silakan cabor menggelar iven dengan nama Kapolda Cup, kami siap mendukung,” katanya.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan frekuensi kompetisi sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan atlet di Sumatera Barat.(fm)
PADANG — Pencak silat militer Sumbar resmi dikukuhkan di Jasdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kamis (23/4/2026),…
Tiga atlet pencak silat Sumatera Barat bersama pelatih sebelum berangkat ke Belgia untuk kejuaraan internasional.…
SWARNASUMBAR.COM—Pencarian bocah hanyut Padang memasuki hari keenam pada Kamis (23/4/2026), namun dua korban yang hilang…
Gudang barang Zataka Express di Nanggalo terbakar pada Kamis (23/4/2026). 7 unit sepeda motor hangus,…
Kondisi lubang jalan nasional di Lubuk Cubadak, Pesisir Selatan, yang dibiarkan terbuka lebih dari 10…
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat membuka TMMD ke-128 di Nagari Batu Gadang, Padang Pariaman. PADANG PARIAMAN…