Gudang barang Zataka Express di Nanggalo terbakar pada Kamis (23/4/2026). 7 unit sepeda motor hangus, kerugian Rp250 juta. (Dinas Damkar Kota Padang)
SWARNASUMBAR.COM–Kebakaran Gudang Zataka Express di kawasan Nanggalo, Kota Padang, Kamis sore (23/4/2026), menghanguskan satu bangunan seluas sekitar 50 meter persegi dengan kerugian materi ditaksir mencapai Rp250 juta. Peristiwa ini terjadi di Jalan Teknologi Raya No. 104, RT 004/RW 001, Kelurahan Surau Gadang, dan melibatkan gudang milik Riza Yulfi (50), operasional Zataka Express Siteba.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, menjelaskan laporan masuk ke pusat komando pada pukul 16.01 WIB. Petugas kemudian bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar sepuluh menit setelah laporan diterima.
Api pertama kali terlihat oleh saksi Sisca Artharini (49) dari arah gudang barang bekas yang dipenuhi material sterofoam sisa paket. Selain itu, asap hitam pekat langsung membumbung tinggi dan memicu kekhawatiran warga sekitar.
Menyadari potensi bahaya, saksi segera menghubungi Dinas Damkar Kota Padang untuk meminta bantuan. Sementara itu, kondisi lingkungan yang padat penduduk membuat api berisiko cepat merambat ke bangunan lain.
Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan tiga unit armada pemadam dengan kekuatan penuh sebanyak 60 personel dari Peleton A. Langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah api meluas ke permukiman warga.
Namun, petugas menghadapi tantangan di lapangan karena akses jalan yang sempit dan lokasi berada di kawasan padat. Meski demikian, upaya pemadaman tetap berjalan intensif hingga api berhasil dikendalikan.
Bangunan gudang yang terbakar diketahui berisi barang bekas yang mudah terbakar. Kondisi tersebut mempercepat penyebaran api di dalam area gudang.
Selain menghanguskan bangunan, kebakaran juga merusak tujuh unit sepeda motor yang berada di sekitar lokasi. Kerusakan infrastruktur dinilai cukup berat meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
“Kerugian materi diperkirakan sebesar Rp250 juta,” ujar Sutopo. Ia menambahkan bahwa respons cepat petugas berhasil menyelamatkan aset bernilai sekitar Rp5 miliar di sekitar lokasi.
Aset yang berhasil diselamatkan mencakup tiga ruko Zataka Express dan lima bangunan rumah warga. Keberhasilan ini menjadi hasil dari upaya cepat dan koordinasi petugas di lapangan.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.25 WIB. Selain petugas pemadam, aparat kepolisian dan pihak kecamatan juga hadir untuk membantu pengamanan dan pendataan.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran gudang Zataka Express di Padang masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Proses ini berlangsung untuk memastikan sumber api secara pasti.
Selain itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk. Warga juga diminta segera menghubungi Call Center Padang Sigap 112 jika menemukan kejadian serupa.(FM)
SWARNASUMBAR.COM – Satpol PP Kota Padang menggelar razia di sejumlah kafe, karaoke, dan tempat hiburan…
SWARNASUMBAR.COM – Kloter 02 Embarkasi Padang (PDG 02) asal Provinsi Bengkulu menjalani masa transit sekitar…
SWARNASUMBAR.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali memperkuat tradisi kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idul…
SWARNASUMBAR.COM – Program digitalisasi bansos Kota Padang resmi masuk tahap percepatan setelah ditunjuk sebagai pilot…
Kegiatan panen raya ikan nila oleh Kodaeral II Padang di Desa Kampung Kandang, Pariaman Timur.…
PADANG — Kinerja Muhibuddin Sumbar mendapat pujian dari Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah saat acara…