PADANG

Hari Keenam, Pencarian Dua Bocah Hanyut di Padang Belum Berhasil

SWARNASUMBAR.COM—Pencarian bocah hanyut Padang memasuki hari keenam pada Kamis (23/4/2026), namun dua korban yang hilang di Pantai Ulakkarang, Kota Padang, Sumatera Barat, belum ditemukan meski tim SAR memperluas area penyisiran hingga 20 nautical mile (Nm).

Tim SAR gabungan terus menyisir perairan sejak pagi hingga pukul 18.00 WIB, tetapi upaya tersebut belum menunjukkan tanda keberadaan kedua korban.

Kedua bocah, Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), warga Gunungpangilun, hilang sejak Sabtu (18/4/2026) saat mandi di bibir pantai bersama rekan-rekannya.

Sekitar pukul 12.00 WIB, arus kuat menyeret keduanya ke tengah laut, sementara warga sekitar sempat berupaya mencari secara mandiri sebelum melaporkan kejadian ke pihak berwenang.

Pencarian Bocah Hanyut Padang Diperluas hingga 4 Sektor

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, menjelaskan tim membagi pencarian ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk mengoptimalkan penyisiran.

Setiap sektor, yakni A, B, C, dan D, mencakup area sekitar 5 Nm² dengan fokus pada koordinat yang dipetakan berdasarkan prediksi arah arus laut.

Selain itu, tim mengerahkan berbagai sarana pencarian di laut dan udara untuk memperbesar peluang menemukan korban.

Penyisiran permukaan menggunakan Landing Craft Rubber Boat (LCR) dan Mopel, sementara pemantauan udara memanfaatkan Drone Thermal untuk mendeteksi suhu panas di permukaan air.

Peralatan pendukung lain seperti Rescue Car, alat SAR air, perlengkapan medis, serta perangkat komunikasi juga disiagakan di lokasi operasi.

Sementara itu, kondisi cuaca di perairan Padang dilaporkan cerah dengan kecepatan angin berkisar 3 hingga 7 knot.

Baca juga: Operasi SAR Laut di Sumbar Ditingkatkan Saat Cuaca Ekstrem

107 Personel Gabungan Terlibat dalam Operasi

Operasi pencarian melibatkan total 107 personel dari 12 unsur gabungan yang bekerja secara terpadu di lapangan.

Personel tersebut terdiri dari Kantor SAR Kelas A Padang, TNI, Brimob Polda Sumbar, Polisi Perairan, BPBD Kota Padang, Damkar, PMI, relawan, hingga masyarakat setempat.

Kendati kondisi cuaca cukup bersahabat, luasnya area laut menjadi tantangan utama yang dihadapi tim dalam proses pencarian.

Hingga sore hari, seluruh upaya penyisiran yang dilakukan belum membuahkan hasil.

Sesuai prosedur tetap, operasi pencarian dihentikan sementara pada malam hari dan akan dilanjutkan kembali pada Jumat (24/4/2026) pukul 07.30 WIB.

Tim SAR berharap perluasan area dan pemetaan ulang koordinat dapat memberikan petunjuk baru terkait keberadaan korban.

Sumber terkait: Kantor SAR Kelas A Padang

Fitra Mulia

Recent Posts

Kebakaran Dadok Tunggul Hitam Padang, Kerugian Tembus Rp750 Juta

PADANG – Kebakaran melanda sebuah bangunan yang difungsikan sebagai rumah sekaligus toko di Jalan Asra…

Senin, 03 Agustus 2026 ago

Sekolah Rakyat Terintegrasi Dharmasraya Dibuka, Mahyeldi Tegaskan Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan

DHARMASRAYA – Sekolah Rakyat Terintegrasi Dharmasraya resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran…

Minggu, 02 Agustus 2026 ago

Menteri Ekraf Resmikan Re: Rasa International Poster Biennale 2026, Paramadina Satukan 88 Desainer dari 25 Negara

JAKARTA – Re: Rasa International Poster Biennale 2026 resmi dibuka di Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat…

Minggu, 02 Agustus 2026 ago

Kejurprov Gateball Sumbar 2026 di Padang Diikuti 70 Atlet, Jadi Pemanasan Menuju Porprov

PADANG – Kejurprov Gateball Sumbar 2026 resmi bergulir di halaman Kantor Dinas Bina Marga, Cipta…

Minggu, 02 Agustus 2026 ago

DLH Kota Padang Siagakan 438 Personel selama HJK ke-357, Targetkan Zero Visible Litter

PADANG – DLH Kota Padang HJK ke-357 menyiagakan 438 personel dengan sistem kerja 24 jam…

Minggu, 02 Agustus 2026 ago

Perubahan Trase Jalan Manggopoh–Padang Luar di Agam, Menteri PU Minta Sumbar Segera Ajukan Usulan Solusi Jangka Panjang

AGAM – Perubahan trase Jalan Manggopoh–Padang Luar menjadi arahan utama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik…

Sabtu, 01 Agustus 2026 ago