Indonesia

Stok Cabai Nasional Aman dan Surplus Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Ilustrasi Aktivitas bongkar muat cabai di Pasar Induk Kramat Jati saat pengguyuran pasokan untuk menjaga stabilitas harga jelang Ramadan–Idulfitri 1447 H.

JAKARTA–Kementerian Pertanian Republik Indonesia memastikan stok cabai nasional aman dan surplus jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H berdasarkan proyeksi neraca pangan untuk cabai rawit dan cabai besar pada Februari dan Maret.

Produksi cabai tetap berjalan di berbagai sentra utama dengan pemantauan intensif di lapangan guna memastikan pasokan terkendali meski menghadapi tantangan cuaca dan peningkatan permintaan selama Hari Besar Keagamaan Nasional.

Untuk menjaga stabilitas harga, Kementerian Pertanian Republik Indonesia berkolaborasi dengan Asosiasi Champion Cabai Indonesia, Badan Pangan Nasional, dan Satuan Tugas Pangan mengguyur pasokan cabai ke Pasar Induk Kramat Jati sebagai titik distribusi utama.

Harga cabai rawit merah di pasar induk tersebut ditetapkan Rp55.000 per kilogram, dengan harga di tingkat petani Rp50.000 per kilogram, serta penetapan target harga maksimal Rp65.000 per kilogram di tingkat konsumen.

Langkah stabilisasi pasokan dan harga tersebut dilakukan untuk memastikan harga kembali wajar di tingkat konsumen sekaligus menjaga agar petani tetap memperoleh margin yang adil dalam rantai pasok.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia menegaskan bahwa pengendalian pasokan difokuskan pada cabai rawit merah dan cabai besar karena kedua komoditas tersebut menjadi kebutuhan utama rumah tangga selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

Pemantauan intensif di sentra produksi dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan distribusi berjalan lancar dari tingkat petani ke pasar induk, sehingga ketersediaan tetap terjaga sepanjang periode peningkatan permintaan.

Koordinasi lintas lembaga dilaksanakan untuk memastikan penggelontoran pasokan tepat waktu ke pasar induk, sehingga stok cabai nasional aman dan surplus jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H dapat terjaga secara konsisten.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia menyampaikan bahwa kebijakan penguatan pasokan tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dengan ketersediaan cabai yang memadai di pasar.(Sumber Kementan RI)

FM ST SATI

Recent Posts

Kloter 02 Embarkasi Padang Transit 4 Jam di BIM, 393 Jemaah Bengkulu Terbang Lebih Cepat ke Madinah

SWARNASUMBAR.COM – Kloter 02 Embarkasi Padang (PDG 02) asal Provinsi Bengkulu menjalani masa transit sekitar…

Sabtu, 25 April 2026 ago

Satu OPD Satu Kurban, Cara Pemko Padang Tingkatkan Kepedulian Sosial

SWARNASUMBAR.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali memperkuat tradisi kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idul…

Sabtu, 25 April 2026 ago

Digitalisasi Bansos 2026 Dimulai di Padang, Gunakan IKD untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

SWARNASUMBAR.COM – Program digitalisasi bansos Kota Padang resmi masuk tahap percepatan setelah ditunjuk sebagai pilot…

Sabtu, 25 April 2026 ago

Panen Raya Ikan Nila Pariaman, Kodaeral II Padang Hasilkan 1,5 Ton untuk Ketahanan Pangan

Kegiatan panen raya ikan nila oleh Kodaeral II Padang di Desa Kampung Kandang, Pariaman Timur.…

Jumat, 24 April 2026 ago

Gubernur Sumbar Apresiasi Kinerja Muhibuddin Selama 180 Hari Menjabat Kajati Sumbar

PADANG — Kinerja Muhibuddin Sumbar mendapat pujian dari Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah saat acara…

Jumat, 24 April 2026 ago

Pangdam TIB Resmikan Pencak Silat Militer di Padang, KONI Sumbar Minta Dukungan Porprov

PADANG — Pencak silat militer Sumbar resmi dikukuhkan di Jasdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kamis (23/4/2026),…

Kamis, 23 April 2026 ago