Cintia Yolanda, penerima manfaat dari wilayah kerja Puskesmas Lubuk Kilangan, terbantu dengan pendampingan dan bantuan yang diberikan PT Semen Padang selama masa kehamilan, sehingga dirinya dapat melahirkan bayi sehat dan normal. (Dok Humas)
SWARNASUMBAR.COM—PT Semen Padang melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) berhasil membantu sembilan ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) di tiga kecamatan Kota Padang melahirkan bayi sehat sepanjang 2025.
Program hasil kolaborasi PT Semen Padang dan BKKBN Sumatera Barat itu menyasar wilayah Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung dengan intervensi kesehatan terintegrasi bagi ibu hamil berisiko stunting.
Dari sembilan penerima manfaat, tiga ibu hamil berasal dari wilayah kerja UPTD Puskesmas Lubuk Kilangan, tiga dari Puskesmas Pauh, dua dari Puskesmas Lubuk Begalung, dan satu lainnya dari wilayah binaan Puskesmas Pegambiran.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan Program GENTING menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat dan percepatan penurunan stunting.
“Ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen PT Semen Padang terhadap pembangunan masyarakat. Alhamdulillah, sembilan ibu hamil yang mendapatkan intervensi berhasil melahirkan dengan selamat dan bayi yang dilahirkan memiliki berat badan normal serta sehat,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Ia menegaskan program tersebut akan terus dilanjutkan dan diperluas untuk mendukung lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, menjelaskan intervensi dilakukan melalui pendekatan nutrisi dan non-nutrisi.
“Untuk dukungan nutrisi, perusahaan memberikan bantuan susu selama masa kehamilan dan menyusui serta vitamin penunjang kesehatan ibu,” katanya.
Selain bantuan nutrisi, PT Semen Padang juga membantu pembangunan jamban sehat dan memfasilitasi akses layanan kesehatan mulai dari puskesmas hingga Semen Padang Hospital.
Menurut Hernes, pendekatan menyeluruh menjadi faktor penting menjaga kesehatan ibu dan bayi selama masa kehamilan hingga persalinan.
Program tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah puskesmas yang terlibat dalam pendampingan ibu hamil berisiko KEK. Kepala UPTD Puskesmas Lubuk Kilangan, Rani Intan Permata, menyebut bantuan PT Semen Padang berdampak langsung terhadap penurunan risiko stunting.
“Harapan kami, program ibu hamil sehat dan ibu menyusui sehat ini dapat terus berjalan setiap tahun dan cakupannya ditingkatkan lagi agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” ujarnya.
Plt Kepala UPTD Puskesmas Pauh, Lola Rahma Desi, juga mengungkapkan PT Semen Padang telah menjadi mitra strategis pencegahan stunting sejak 2018.
“Alhamdulillah, ketiga penerima manfaat melahirkan bayi yang normal dan sehat,” katanya.
Keberhasilan Program GENTING turut dirasakan langsung para penerima manfaat. Rahma Zahra, warga Lambung Bukit, mengaku terbantu setelah mendapatkan bantuan susu, vitamin, hingga pembangunan jamban selama masa kehamilan.
Program GENTING menjadi salah satu contoh kolaborasi dunia usaha dan layanan kesehatan dalam memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di Sumatera Barat, khususnya di wilayah ring satu perusahaan.
PT Semen Padang berharap program pendampingan ibu hamil berisiko KEK dapat terus diperluas agar semakin banyak keluarga mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik.(*)
Gubernur Sumbar Mahyeldi menyerahkan penghargaan kepada PMO dan Business Assistant berprestasi di Padang, Sabtu (6/6/2026).…
Petugas BPBD dan Damkar Padang saat mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak bencana banjir bandang,…
SWARNASUMBAR.COM — Seorang pemulung bernama Hendri (47) terjatuh ke Banda Bakali di kawasan GOR Haji…
JAKARTA — Penurunan mahasiswa PTS Jakarta menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR…
Pelantikan pengurus Forki Sumbar periode 2025–2029 di Auditorium Gubernuran Sumbar, Sabtu (6/6) PADANG — Forki…
SWARNASUMBAR.COM — KAI Divre II Sumbar menyambut sekitar 250 delegasi dari 36 negara di Stasiun…