Tim gabungan tertibkan PKL di kawasan GOR Haji Agus Salim Padang untuk mendukung program revitalisasi, Rabu (17/6/2026).
PADANG — Revitalisasi GOR Haji Agus Salim Padang mulai memasuki tahap awal setelah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kota Padang menggelar penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan tersebut, Rabu (17/6/2026). Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan kelancaran program rekonstruksi yang segera dijalankan pemerintah pusat.
Tim gabungan dari berbagai instansi langsung bergerak melakukan pemetaan serta penataan area yang selama ini dipadati aktivitas pedagang. Pemerintah menilai kawasan olahraga itu perlu dibersihkan agar tahapan pembangunan fisik berjalan tanpa hambatan.
Pemprov Sumbar menegaskan kebijakan ini bertujuan mendukung penuh agenda besar revitalisasi fasilitas olahraga kebanggaan masyarakat tersebut. Selain itu, penataan kawasan menjadi langkah awal menghadirkan lingkungan yang lebih tertib dan representatif.
Operasi penertiban berlangsung melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan Satpol PP Provinsi Sumbar, Satpol PP Kota Padang, Dinas Perhubungan provinsi dan kota, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta unsur kepolisian. Sinergi ini memperkuat pengawasan sekaligus memastikan proses berjalan terstruktur.
Meski melibatkan banyak personel, petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada para pedagang. Petugas aktif berdialog untuk memberi pemahaman terkait pentingnya pengosongan sementara kawasan demi kelancaran pembangunan.
Edukasi yang disampaikan menekankan bahwa penataan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Dengan demikian, kawasan GOR diharapkan kembali berfungsi optimal setelah proses revitalisasi selesai.
Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengawal seluruh proses penataan kawasan. Ia menyebut GOR Haji Agus Salim sebagai aset daerah sekaligus simbol kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.
Menurut Chandra, revitalisasi ini merupakan program strategis untuk meningkatkan kualitas sarana olahraga. Karena itu, Satpol PP berkomitmen mendukung penertiban PKL dengan pendekatan yang tetap mengedepankan sisi kemanusiaan.
Selain penertiban, petugas juga ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar kawasan GOR. Penempatan ini bertujuan menjaga keamanan serta mengatur akses transportasi menuju area olahraga.
Langkah tersebut sekaligus memastikan seluruh tahapan proyek revitalisasi berjalan aman dan minim kendala. Pemerintah ingin setiap proses berlangsung tertib sesuai rencana yang telah disusun.
Pada akhir keterangannya, Chandra mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat untuk mendukung program ini. Ia menilai kerja sama semua pihak menjadi kunci keberhasilan pembenahan fasilitas publik tersebut.
Menurutnya, revitalisasi GOR Haji Agus Salim menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan olahraga daerah. Dengan dukungan bersama, fasilitas tersebut diharapkan menjadi lebih modern dan membanggakan.(humas Pemko)
SWARNASUMBAR.COM — Dukungan Pangdam untuk atlet TNI AD Sumbar menjadi harapan utama KONI Sumatera Barat…
Sumbar mengirim dua atlet terbaik (enam & delapan kiri) ke Kejurnas Panjat Tebing KU 2026…
SWARNASUMBAR.COM-- Operasi Pasar Minyakita Padang Juni 2026 digelar Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perdagangan di…
SWARNASUMBAR.COM-- Angin kencang tumbangkan pohon Padang hingga menutup akses Jalan Pertanian di Kelurahan Lubukminturun, Kecamatan…
Ilustrasi pergerakan dolar AS dan investasi global yang mendorong pertumbuhan reksa dana berbasis valuta asing.…
PADANG — Isu penanganan PETI Sumbar menjadi sorotan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang menegaskan…