IMA PULUH KOTA — Iktikaf Gubernur Sumbar di Lima Puluh Kota berlangsung di Masjid Raya Balai Gadang Mungo, Nagari Mungo, Kecamatan Luak, Senin (23/2/2026) malam. Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyerahkan bantuan Rp25 juta dan 20 Alquran kepada pengurus masjid.
Kegiatan dimulai usai Salat Isya dan Tarawih berjamaah sekitar pukul 20.30 WIB. Rombongan Pemerintah Provinsi Sumbar hadir bersama Wakil Bupati Lima Puluh Kota, kepala dinas tingkat provinsi dan kabupaten, camat Luak, serta Wali Nagari Mungo.
Kehadiran Gubernur disambut ratusan jamaah dari Kecamatan Luak dan sekitarnya. Warga berharap dukungan pemerintah provinsi memperkuat kegiatan keagamaan di Lima Puluh Kota.
Iktikaf Gubernur Sumbar di Lima Puluh Kota menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemprov Sumbar. Mahyeldi menjelaskan pihaknya menyusun agenda khusus karena banyaknya permintaan kunjungan masjid dari berbagai daerah.
“Karena banyak surat masuk, kami rangkai Safari Ramadan mulai dari tarawih, iktikaf hingga subuh berjamaah,” kata Mahyeldi.
Ia menegaskan kegiatan malam hari akan diikuti rapat koordinasi pada pagi hari bersama kepala daerah dan organisasi perangkat daerah. Dengan pola tersebut, Pemprov Sumbar menyelaraskan program provinsi dan kabupaten, termasuk di Lima Puluh Kota.
Bantuan Rp25 juta berasal dari dana hibah keagamaan Pemprov Sumbar. Sementara itu, 20 Alquran diserahkan langsung kepada pengurus Masjid Raya Balai Gadang Mungo untuk mendukung kegiatan tahfiz dan tadarus.Gubernur Sumbar Iktikaf dan Serahkan Bantuan di Masjid Bersejarah
Masjid Raya Balai Gadang Mungo merupakan masjid tertua di Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Pengurus meresmikan masjid ini pada 1914 dengan nama awal Surau Gadang.
Ketua Pengurus Masjid, Khairul, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Gubernur Sumbar di Lima Puluh Kota tersebut. Ia menyebut dukungan pemerintah meningkatkan semangat jamaah.
“Kehadiran Bapak Gubernur menjadi kebanggaan bagi masyarakat Nagari Mungo,” ujarnya.
Saat ini, masjid aktif menggelar pengajian rutin, didikan subuh, dan kegiatan remaja masjid. Pada 10 hari terakhir Ramadan, sekitar 25 pemuda mengikuti iktikaf dengan pembiayaan dari dana umat.
Dalam tausiyahnya, Mahyeldi mengajak masyarakat Lima Puluh Kota memberi perhatian serius kepada generasi muda. Ia menekankan iman dan akhlak sebagai fondasi pembangunan daerah.
Ia mengutip Surah Al-Kahfi tentang keteladanan pemuda beriman. Menurutnya, generasi muda harus dilindungi dan dibimbing agar terhindar dari perilaku yang merusak masa depan.
Selain itu, ia meminta pengurus masjid memperluas peran masjid sebagai pusat pembinaan karakter. Pemerintah provinsi, katanya, siap mendukung penguatan fungsi masjid di Sumbar, termasuk di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kegiatan Iktikaf Gubernur Sumbar di Lima Puluh Kota berakhir menjelang tengah malam. Selanjutnya, rombongan melanjutkan agenda subuh berjamaah sebelum rapat koordinasi di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota.
Tim gabungan tertibkan PKL di kawasan GOR Haji Agus Salim Padang untuk mendukung program revitalisasi,…
SWARNASUMBAR.COM — Dukungan Pangdam untuk atlet TNI AD Sumbar menjadi harapan utama KONI Sumatera Barat…
Sumbar mengirim dua atlet terbaik (enam & delapan kiri) ke Kejurnas Panjat Tebing KU 2026…
SWARNASUMBAR.COM-- Operasi Pasar Minyakita Padang Juni 2026 digelar Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perdagangan di…
SWARNASUMBAR.COM-- Angin kencang tumbangkan pohon Padang hingga menutup akses Jalan Pertanian di Kelurahan Lubukminturun, Kecamatan…
Ilustrasi pergerakan dolar AS dan investasi global yang mendorong pertumbuhan reksa dana berbasis valuta asing.…