Lima puluh kota — Mortir aktif itu ditemukan oleh seorang warga berinisial Pia ketika hendak menanam pohon manggis. Saat proses penggalian berlangsung, Pia mendapati benda mencurigakan berbentuk silinder yang diduga sebagai bahan peledak.
Warga Nagari Mungka, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, digegerkan dengan penemuan satu unit mortir aktif saat penggalian tanah di lahan perkebunan, Jumat (5/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Temuan tersebut langsung memicu langkah pengamanan aparat kepolisian setempat.
Mortir aktif itu ditemukan oleh seorang warga berinisial Pia ketika hendak menanam pohon manggis. Saat proses penggalian berlangsung, Pia mendapati benda mencurigakan berbentuk silinder yang diduga sebagai bahan peledak.
Menyadari potensi bahaya, warga tersebut segera menutup kembali lubang galian. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Guguak untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Guguak, AKP Doni Prama Dona, mengatakan pihaknya langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah warga mendekati area penemuan mortir aktif tersebut.
Pengamanan lokasi dilakukan setelah laporan diterima dari warga. Polisi memastikan area sekitar tetap steril sambil menunggu arahan lanjutan dari pimpinan.
Atas petunjuk Kapolres Limapuluh Kota, Tim Gegana Brimob Polda Sumbar diterjunkan ke lokasi pada Jumat (6/2). Tim khusus ini bertugas melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap temuan mortir tersebut.
AKP Doni Prama Dona menjelaskan, Tim Gegana Brimob Polda Sumbar langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan. Penyisiran dilakukan untuk memastikan tidak ada bahan peledak lain yang tertinggal di area perkebunan tersebut.
“Setelah dilakukan penyisiran, tidak ditemukan mortir atau bahan peledak lain di sekitar lokasi,” ujarnya, Minggu (8/2). Hasil penyisiran memastikan lokasi dalam kondisi aman dari ancaman lanjutan.
Mortir yang ditemukan kemudian dimusnahkan melalui tindakan disposal. Proses pemusnahan dilakukan sesuai prosedur penanganan bahan peledak yang berlaku.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap benda mencurigakan yang diduga bahan peledak. Warga diminta tidak menyentuh, memindahkan, atau mencoba mengamankan sendiri benda tersebut.
Polisi menegaskan, setiap temuan benda berbahaya sebaiknya segera dilaporkan kepada aparat terdekat. Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan warga dan mencegah risiko yang tidak diinginkan.
PADANG – Kebakaran melanda sebuah bangunan yang difungsikan sebagai rumah sekaligus toko di Jalan Asra…
DHARMASRAYA – Sekolah Rakyat Terintegrasi Dharmasraya resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran…
JAKARTA – Re: Rasa International Poster Biennale 2026 resmi dibuka di Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat…
PADANG – Kejurprov Gateball Sumbar 2026 resmi bergulir di halaman Kantor Dinas Bina Marga, Cipta…
PADANG – DLH Kota Padang HJK ke-357 menyiagakan 438 personel dengan sistem kerja 24 jam…
AGAM – Perubahan trase Jalan Manggopoh–Padang Luar menjadi arahan utama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik…