Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengevakuasi seorang pemulung yang terjatuh ke Banda Bakali di kawasan GOR Haji Agus Salim, Minggu dini hari (7/6/2026). Korban berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup.
SWARNASUMBAR.COM — Seorang pemulung bernama Hendri (47) terjatuh ke Banda Bakali di kawasan GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, Minggu (7/6/2026) dini hari. Korban yang mengendarai becak motor dilaporkan mengalami pusing hingga kehilangan kesadaran dan berhasil dievakuasi petugas dalam kondisi hidup setelah proses penyelamatan berlangsung sekitar 80 menit.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.38 WIB di Jalan Rasuna Said, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat. Hendri, warga Jalan Batang Arau, Kelurahan Berok Nipah, sehari-hari bekerja sebagai pemulung.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan korban mendadak merasa pusing saat mengendarai becak motornya di tepi Banda Bakali.
“Korban tiba-tiba mengalami pusing saat mengendarai becak motornya di dekat Banda Bakali kawasan GOR Haji Agus Salim, sehingga korban terjatuh ke dalam Banda Bakali. Saksi yang melihat korban tergeletak tidak sadarkan diri kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang,” ujar Rinaldi.
Kejadian itu pertama kali diketahui oleh seorang pelajar bernama Ibnu Al Syauqi (16) yang berada di sekitar lokasi. Melihat korban terbaring tidak sadarkan diri di dalam kanal, saksi segera menghubungi layanan darurat Damkar Kota Padang.
Petugas menerima laporan pada pukul 01.38 WIB dan langsung mengerahkan tim satu menit kemudian. Unit penyelamat tiba di lokasi pukul 01.44 WIB dengan menempuh jarak sekitar 400 meter dari pos terdekat.
Sebanyak delapan personel diterjunkan menggunakan dua armada, yakni kendaraan rescue dan armada komando di bawah koordinasi Peleton C Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Proses evakuasi berlangsung cukup panjang karena kondisi korban berada di dalam aliran Banda Bakali. Tim rescue akhirnya menyelesaikan seluruh penanganan pada pukul 02.59 WIB.
Rinaldi memastikan Hendri masih dalam kondisi hidup saat berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Petugas kemudian memberikan penanganan awal sebelum membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Namun, setelah pemeriksaan awal, korban dirujuk ke RSUP Dr M Djamil Padang untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan sesuai kebutuhannya.
“Korban masih hidup. Setelah dievakuasi, korban sempat dibawa ke RS Bhayangkara, namun kemudian dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil untuk penanganan lebih lanjut,” kata Rinaldi.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kejadian darurat yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa. Menurut Rinaldi, respons cepat dari warga menjadi salah satu faktor penting yang membantu penyelamatan korban pada peristiwa tersebut.(*)
Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappé (kiri), dan kapten Timnas Spanyol, Rodri (Rodrigo Hernández) (kanan), menjadi…
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit II Ditreskrimsus Kompol Purwanto memberikan…
SWARNASUMBAR.COM – BRI Cabang Solok memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk mendekatkan layanan kepada…
PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengusut dugaan korupsi batubara UBP…
SWARNASUMBAR.COM--Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membekali dua calon anggota Paskibraka Nasional Sumbar Tahun 2026 di…
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Rektor Universitas Indonesia Prof. Heri Hermansyah saat membahas peluang…