SWARNASUMBAR.COM— Pengendara perlu menyiapkan jalur alternatif saat BPJN Sumatera Barat mengganti Jembatan Gudang A di KM 12+000 Jalan Nasional Adinegoro, Padang, mulai Sabtu (12/9/2026).
BPJN memperkirakan pekerjaan penggantian jembatan menjadi box culvert tersebut berlangsung selama tujuh hari. Pekerja mulai mengerjakan proyek pada pukul 07.30 WIB.
PPK 1.1 BPJN Sumbar Noor Arias Syamsu mengatakan pekerjaan itu merupakan bagian dari peningkatan infrastruktur jalan nasional.
“Melalui PPK 1.1, kami akan mengerjakan penggantian Jembatan Gudang A menjadi box culvert di KM 12+000 Jalan Nasional Adinegoro. Pekerjaan dimulai Sabtu pukul 07.30 WIB dan diperkirakan memakan waktu tujuh hari,” ujar Noor, Kamis (10/9/2026).
Selama pekerjaan, petugas mengalihkan arus kendaraan ke jalur sisi kanan Jalan Adinegoro sesuai skema rekayasa lalu lintas. Pengalihan tersebut tetap membuka akses kendaraan dan BPJN tidak menutup total Jalan Adinegoro.
Jalur Alternatif dari Padang
Pengendara dari arah Padang dapat memilih dua jalur alternatif jika arus Jalan Adinegoro mengalami kepadatan.
Pilihan pertama melalui Jalan Beringin Raya–Jalan Arang Perahu. Pilihan kedua melalui Jalan Pasir Jambak.
BPJN mengimbau pengendara memperhitungkan waktu perjalanan, terutama masyarakat yang menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Jalur Alternatif dari Lubuk Alung
Pengendara dari arah Lubuk Alung juga memiliki dua pilihan jalur alternatif.
Pengendara dapat melewati Kampung Jambak–jalan lingkar (By Pass)–Jalan Pulai atau memilih jalur Jalan Lubuk Minturun.
Noor meminta pengendara menggunakan jalur alternatif ketika lalu lintas di Jalan Adinegoro mulai padat.
“Jika terjadi kepadatan arus lalu lintas, kami sarankan pengendara memanfaatkan jalur alternatif yang telah kami siapkan,” jelas Noor.
BPJN juga meminta pengendara mengikuti rambu sementara dan arahan petugas di lapangan selama pekerjaan berlangsung.
“Selama pekerjaan berlangsung, akan diberlakukan pengalihan arus lalu lintas ke jalur sisi kanan Jalan Adinegoro sesuai skema rekayasa lalu lintas. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul, dan berterima kasih atas kerja sama seluruh pengguna jalan,” kata Noor.
Pengendara menuju BIM sebaiknya berangkat lebih awal dan memperhitungkan potensi perlambatan arus selama tujuh hari pekerjaan Jembatan Gudang A.(*)










