Humaniora

Marapi Meletus Lagi, Warga Dengarkan Dentuman dan Lihat Pijaran Api dari Puncak

Gunung Marapi di Sumatera Barat erupsi pada Sabtu malam (14/3/2026) dengan durasi 201 detik, disertai dentuman keras dan pijaran api di puncak.

SWARNASUMBAR.COM – Aktivitas vulkanik Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali meningkat pada Sabtu malam (14/3/2026). Gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanahdatar itu mengalami erupsi yang disertai suara dentuman keras serta pijaran api dari puncak gunung.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, erupsi terekam pada pukul 23.29 WIB. Sementara itu, aktivitas tersebut tercatat jelas oleh alat pemantau kegempaan yang berada di pos pengamatan.

Petugas PGA Marapi, Asep Antoni, menjelaskan bahwa peralatan seismograf merekam erupsi dengan amplitudo maksimum mencapai 30,2 milimeter. Selain itu, erupsi tersebut berlangsung selama 201 detik berdasarkan data pemantauan yang tersedia.

“Terjadi erupsi dengan durasi 201 detik. Erupsi ini terekam di seismograf pada Sabtu malam,” ujar Asep Antoni dalam keterangan resminya.

Dentuman dan Pijaran Api Terlihat dari Puncak

Sementara itu, tinggi kolom abu tidak teramati secara visual karena kondisi malam yang gelap. Namun demikian, instrumen pemantauan tetap merekam aktivitas erupsi secara jelas melalui sistem seismograf.

Di sisi lain, informasi yang dihimpun melalui WhatsApp Group (WAG) Marapi Information menunjukkan bahwa warga yang tinggal di kawasan kaki gunung mendengar suara dentuman yang cukup keras ketika erupsi terjadi.

Selain dentuman tersebut, pijaran api terlihat keluar dari kawah puncak Gunung Marapi saat erupsi berlangsung. Karena itu, aktivitas vulkanik tersebut langsung menarik perhatian masyarakat di sekitar kawasan gunung.

Rekomendasi Keselamatan dari PGA Marapi

Merespons aktivitas vulkanik tersebut, PGA Marapi mengeluarkan sejumlah imbauan keselamatan kepada masyarakat. Pertama, petugas melarang warga, wisatawan, maupun pendaki memasuki area dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas di Kawah Verbeek.

Selain itu, masyarakat yang bermukim di lembah, aliran, atau bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diminta meningkatkan kewaspadaan. Hal ini penting karena potensi lahar dingin dapat muncul terutama saat musim hujan.

Kemudian, warga juga diminta menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan pernapasan akibat abu vulkanik. Selain masker, masyarakat dianjurkan menggunakan perlindungan untuk mata dan kulit.

Jika terjadi hujan abu, warga diminta mengamankan sumber air bersih. Setelah itu, masyarakat juga perlu membersihkan timbunan abu di atap bangunan agar tidak menimbulkan risiko keruntuhan.

Di sisi lain, petugas mengingatkan seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan di sekitar Gunung Marapi untuk menjaga ketenangan. Karena itu, masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta tidak terprovokasi oleh isu yang tidak jelas sumbernya.(WAG Marapi Information).

FM ST SATI

Recent Posts

Reksa Dana Dolar AS Melonjak di Indonesia, AUM Tembus US$3,16 Miliar Dorong Tren Diversifikasi

Ilustrasi pergerakan dolar AS dan investasi global yang mendorong pertumbuhan reksa dana berbasis valuta asing.…

Sabtu, 13 Juni 2026 ago

Penanganan PETI Sumbar di Padang, Mahyeldi Tekankan Akar Masalah dan Pengawasan BBM

PADANG — Isu penanganan PETI Sumbar menjadi sorotan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang menegaskan…

Sabtu, 13 Juni 2026 ago

Sekda Sumbar Apresiasi Peran PNM Perkuat Ekonomi Keluarga dan UMKM

Sekda Sumbar Arry Yuswandi membuka PKU Akbar 2026 bersama ratusan nasabah UMKM di Kabupaten Solok.…

Sabtu, 13 Juni 2026 ago

Tata Kelola Olahraga Prestasi Sumbar Jadi Rujukan, Dispora dan KONI Musi Rawas Utara Lakukan Benchmarking

PADANG – Tata kelola olahraga prestasi Sumbar menjadi rujukan bagi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)…

Jumat, 12 Juni 2026 ago

Ekspor Semen Padang Padang 540.771 Ton ke 4 Negara, Perkuat Pasar Global

Sebuah kapal pengangkut semen produksi PT Semen Padang bersandar di Dermaga Pelabuhan Teluk Bayur, Padang,…

Jumat, 12 Juni 2026 ago

Api Mengamuk di Kampung Jao Padang, 34 Bangunan Hangus, 38 Warga Mengungsi

PADANG – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kampung Jao Dalam, Kecamatan Padang Barat,…

Jumat, 12 Juni 2026 ago