Sumatra Barat

Mahyeldi Bahas Percepatan Investasi Sumbar dengan Danantara di Jakarta

JAKARTA — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membahas percepatan investasi Sumbar bersama COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria di Kantor BP BUMN, Jakarta, Rabu (15/4/2026), dengan fokus mendorong pembangunan infrastruktur strategis dan pertumbuhan ekonomi daerah. Pertemuan ini melibatkan para bupati dan wali kota se-Sumbar sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas pemerintah.

Dony Oskaria menegaskan tingkat investasi yang masuk sangat memengaruhi pertumbuhan ekonomi Sumbar. Ia menilai investasi yang ada saat ini belum optimal, terutama pada sektor-sektor produktif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Percepatan investasi diperlukan agar Sumbar tidak tertinggal dalam pertumbuhan ekonomi regional. Saat ini, investasi itu belum optimal masuk ke sektor-sektor produktif,” ujar Dony.

Selain itu, Dony mendorong pemerintah daerah mengambil langkah konkret untuk menarik minat investor. Ia menekankan pentingnya investasi padat karya agar mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Percepatan Investasi Sumbar Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Dony menjelaskan keseriusan dalam hilirisasi, pembukaan akses infrastruktur, serta kepastian ekosistem investasi menjadi faktor utama dalam menarik investasi. Ia mengingatkan tanpa langkah tersebut, pertumbuhan ekonomi Sumbar berpotensi stagnan.

Kemudian, ia meminta pemerintah daerah memastikan investasi memberi dampak nyata bagi daerah. Hal itu mencakup keterlibatan tenaga kerja lokal serta pencatatan badan usaha di Sumbar agar manfaat ekonomi tidak keluar dari wilayah.

“Investasi tidak cukup hanya hadir di atas kertas, tetapi harus membuka lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, serta menambah penerimaan daerah,” katanya.

Sementara itu, Dony juga mengungkap berbagai potensi sektor produktif yang dapat ditawarkan kepada investor. Sektor tersebut meliputi hilirisasi kelapa dan gambir, akuisisi pabrik kelapa, pengembangan kawasan kuliner tematik, hingga pariwisata.

Ia juga menyoroti pentingnya percepatan proyek infrastruktur strategis nasional. Menurutnya, ketersediaan infrastruktur menjadi faktor kunci yang menentukan masuknya investasi ke suatu daerah.

Mahyeldi Ajukan Dukungan Infrastruktur Strategis

Gubernur Mahyeldi menyampaikan harapan kepada Danantara dan BP BUMN agar mendukung percepatan realisasi investasi dan pembangunan infrastruktur strategis di Sumbar. Ia menegaskan Pemprov telah memetakan potensi dan menetapkan prioritas pembangunan untuk mendorong ekonomi daerah.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah rapat koordinasi dengan Danantara dan BP BUMN di Jakarta

Mahyeldi menyebut beberapa program strategis yang sudah berjalan, seperti pengembangan energi panas bumi, pembangunan Jalan Tol Sicincin–Pangkalan, serta pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik. Selain itu, pemerintah juga menangani infrastruktur pascabencana di kawasan Lembah Anai.

Namun, ia mengakui pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang masih berjalan lambat akibat keterbatasan anggaran daerah. Ia meminta dukungan Danantara untuk mempercepat proyek tersebut.

“Sementara itu, pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang masih mengalami perlambatan akibat keterbatasan anggaran daerah. Untuk percepatannya, kami membutuhkan dukungan dari Danantara,” ungkap Mahyeldi.

Selanjutnya, Mahyeldi memaparkan sejumlah program yang masih dalam tahap perencanaan. Program tersebut mencakup penyusunan peta jalan Sumbar Hijau, reaktivasi jalur kereta api, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mentawai dan Mandeh, serta pelebaran ruas jalan Bukittinggi–Payakumbuh.

Ia meyakini seluruh rencana strategis itu akan meningkatkan investasi dan memperkuat pertumbuhan ekonomi Sumbar jika terealisasi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Danantara, dan BUMN.

“Kami meyakini, apabila seluruh rencana strategis ini dapat dituntaskan, investasi akan meningkat dan pertumbuhan ekonomi Sumbar akan semakin positif,” ujarnya.

Mahyeldi berharap kolaborasi tersebut mampu mengatasi berbagai tantangan pembangunan secara berkelanjutan. Dalam pertemuan itu, ia didampingi sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar.

sutan sati

Recent Posts

Porprov XVI Sumbar 2-14 Oktober, Kota Solok Siap Jadi Tuan Rumah

SOLOK – Porprov XVI Sumbar dijadwalkan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026. Wali Kota Solok Ramadhani…

Sabtu, 19 September 2026 ago

Nil Maizar Siapkan Semen Padang Hadapi PSIS Semarang

Semen Padang mematangkan persiapan menghadapi PSIS Semarang dalam laga yang berlangsung besok malam pukul 19.00…

Sabtu, 19 September 2026 ago

Hunting Tourist di Jam Gadang, 61 Siswa SMP Lab UNP Wawancarai Turis

BUKITTINGGI — Hunting Tourist SMP Lab Pembangunan UNP berlangsung di Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Sabtu…

Sabtu, 19 September 2026 ago

Drone Dicegat di Selatan Mekkah, Jemaah Umrah Indonesia Tetap Aman

MADINAH— Drone dicegat di Mekkah oleh sistem pertahanan udara Arab Saudi pada Selasa (15/9) malam.…

Rabu, 16 September 2026 ago

KONI Sumbar Pastikan Porprov XVI Tetap Digelar 2–14 Oktober

PADANG— Porprov XVI Sumatera Barat tetap digelar pada 2–14 Oktober 2026 sesuai hasil Rapat Koordinasi…

Rabu, 16 September 2026 ago

Kabut Asap Padang, Pemko Terapkan PJJ hingga 18 September

PADANG — Kualitas udara Padang mencapai angka 904 pada Rabu (16/9/2026) pukul 05.00 WIB. Kondisi…

Rabu, 16 September 2026 ago