SIG lepas pengiriman perdana SEPABLOCK untuk pembangunan huntap korban badai Sumatera, kapasitas 120 unit per bulan.
Direktur Utama SIG bersama jajaran komisaris dan direksi melepas pengiriman perdana SEPABLOCK produksi PT Semen Padang untuk pembangunan huntap korban badai hidrometeorologi Sumatera, Rabu (12/2/2026), di Padang.
PADANG, 12 Februari 2026 — Pengiriman perdana Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK) resmi dilepas untuk mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban badai hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera pada akhir November 2025. Momentum ini menjadi penanda dimulainya tahapan penting pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.
Pelepasan dilakukan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Indrieffouny Indra bersama jajaran komisaris dan direksi, termasuk Komisaris Utama Sigit Widyawan serta Komisaris PT Semen Padang. Hadir pula Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, dan Direktur Operasi Andria Delfa.
Pri Gustari Akbar menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pengiriman perdana tersebut. Ia menyebut SEPABLOCK dirancang untuk menjawab kebutuhan hunian yang cepat dibangun, kokoh, dan efisien dalam konteks pemulihan pascabencana.
“Produk ini dirancang untuk mempercepat proses pembangunan huntap sehingga masyarakat terdampak dapat segera menempati rumah yang layak dan aman,” ujar Pri Gustari Akbar.
Menurut Pri Gustari Akbar, pengiriman perdana ini menegaskan peran inovasi konstruksi dalam ekosistem perumahan nasional yang menuntut percepatan pembangunan, ketahanan struktur, serta efisiensi biaya dan waktu pengerjaan di tengah dinamika industri semen yang semakin kompetitif.
Ia menambahkan, pengembangan SEPABLOCK selaras dengan agenda pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, terutama pada percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur perumahan serta penguatan kota dan permukiman berkelanjutan berbasis teknologi ramah lingkungan.
Keunggulan SEPABLOCK, lanjutnya, telah teruji melalui pembangunan sejumlah rumah contoh di berbagai daerah, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Produk ini disebut menjadi bagian kontribusi perusahaan dalam mendukung hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan.
Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra menjelaskan pembangunan huntap menggunakan SEPABLOCK telah dimulai oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia bersama Kadin Sumatera Barat di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Lokasi tersebut menjadi kawasan awal penerapan SEPABLOCK dalam proyek perumahan bagi korban bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera pada akhir 2025.
Terkait kesiapan pasokan, Yelmi menyatakan PT Semen Padang mampu menyediakan material untuk 100 hingga 120 unit huntap tipe 36 meter persegi per bulan. Suplai tidak hanya difokuskan di Sumatera Barat, tetapi juga dapat diperluas ke Sumatera Utara dan Aceh sesuai kebutuhan program pembangunan.
Bagi SIG dan PT Semen Padang, pengiriman perdana ini menjadi simbol sinergi antara industri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan huntap sekaligus pemulihan wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera.
SWARNASUMBAR.COM – Satpol PP Kota Padang menggelar razia di sejumlah kafe, karaoke, dan tempat hiburan…
SWARNASUMBAR.COM – Kloter 02 Embarkasi Padang (PDG 02) asal Provinsi Bengkulu menjalani masa transit sekitar…
SWARNASUMBAR.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali memperkuat tradisi kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idul…
SWARNASUMBAR.COM – Program digitalisasi bansos Kota Padang resmi masuk tahap percepatan setelah ditunjuk sebagai pilot…
Kegiatan panen raya ikan nila oleh Kodaeral II Padang di Desa Kampung Kandang, Pariaman Timur.…
PADANG — Kinerja Muhibuddin Sumbar mendapat pujian dari Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah saat acara…