Humaniora

Rumi Therapy Dibahas di Paramadina, Gabungkan Neurosains dan Spiritualitas

Suasana diskusi buku Rumi Therapy di Universitas Paramadina Jakarta yang menghadirkan Nevzat Tarhan bersama akademisi Indonesia

SWARNASUMBAR.COM— Edutolia Education bersama Üsküdar University menggelar diskusi buku “Rumi Therapy: Book Discussion & Signing” di Universitas Paramadina. Kegiatan ini menghadirkan dialog lintas disiplin yang menghubungkan psikologi modern, neurosains, dan spiritualitas Islam dalam konteks kesehatan mental.

Acara tersebut menghadirkan langsung penulis buku best seller Rumi Therapy, Nevzat Tarhan. Ia memaparkan bagaimana ajaran Jalaluddin Rumi dapat dipahami melalui pendekatan ilmiah modern.

Selain itu, Tarhan menjelaskan relevansi pemikiran Rumi dalam membantu manusia memahami emosi, makna hidup, serta menjaga keseimbangan jiwa di tengah dinamika kehidupan saat ini.

Dialog Ilmiah dan Refleksi Filosofis

Diskusi tersebut turut melibatkan sejumlah cendekiawan Indonesia, seperti Mulyadhi Kartanegara dan Haidar Bagir. Mereka menyampaikan refleksi dari perspektif filsafat Islam dan spiritualitas.

Dengan demikian, dialog yang berlangsung menunjukkan bahwa pemikiran Rumi tetap relevan dalam menjawab tantangan kesehatan mental modern. Para pembicara menekankan pentingnya integrasi antara rasionalitas dan dimensi spiritual dalam memahami kondisi psikologis manusia.

Sementara itu, peserta diskusi mengikuti sesi secara aktif melalui tanya jawab, sehingga memperkaya pertukaran gagasan antara akademisi dan praktisi.

Peran Edutolia Perkuat Kolaborasi Internasional

Sebagai inisiator kegiatan, Edutolia Education menegaskan perannya sebagai fasilitator kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan Türkiye. Dalam hal ini, Edutolia berperan sebagai Indonesia Representative Office untuk Üsküdar University.

CEO Edutolia Education, Ibrahim Albayrak, menyampaikan komitmen lembaganya dalam memperluas kerja sama akademik lintas negara. Ia menegaskan bahwa Edutolia membuka peluang kolaborasi bagi institusi pendidikan dan lembaga di Indonesia untuk terhubung dengan Üsküdar University.

Selain itu, kolaborasi dengan Universitas Paramadina dan Penerbit Qaf menunjukkan sinergi antar institusi dalam memperkuat ekosistem diskursus intelektual di Indonesia.

Dorong Pendekatan Holistik Kesehatan Mental

Melalui kegiatan ini, penyelenggara mendorong masyarakat untuk memahami kesehatan mental secara lebih holistik. Pendekatan tersebut tidak hanya menitikberatkan aspek psikologis, tetapi juga memasukkan dimensi spiritual sebagai bagian penting dari kesejahteraan manusia.

Oleh karena itu, diskusi ini menjadi ruang dialog yang mempertemukan perspektif ilmiah dan nilai spiritual dalam satu forum. Kegiatan ini sekaligus memperkuat upaya kolaboratif dalam menghadirkan solusi kesehatan mental yang lebih komprehensif.

Rifki Mulia

Recent Posts

Film Urang Bunian Tayang 17 September, Angkat Mitos Sumatra

Poster film Urang Bunian yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 17 September 2026.(gbr…

Minggu, 13 September 2026 ago

Truk Box Terjun ke Jurang di Padangpanjang, 2 Orang Dilarikan ke RS

PADANGPANJANG — Truk box terjun ke jurang di kawasan Bukit Berbunga, Silaing Bawah, Kota Padangpanjang,…

Minggu, 13 September 2026 ago

LP2B Tanah Datar Capai 94 Persen dari Hasil Verval LBS

Ilustrasi Infografis LBS Tanah Datar menunjukkan luas Lahan Baku Sawah (LBS) terbaru hasil Verifikasi dan…

Minggu, 13 September 2026 ago

Timsus Charlie Polresta Padang Amankan 20 Motor Berknalpot Brong

Puluhan motor berknalpot brong yang diamankan Timsus Charlie dan Patroli Perintis Presisi Polresta Padang terparkir…

Minggu, 13 September 2026 ago

Dua Pemancing Terjatuh ke Laut Dihantam Ombak Besar di Bukit Lampu Padang

Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pemancing yang terjatuh di kawasan tebing batuan karang Bukit Lampu,…

Minggu, 13 September 2026 ago

BRI Sijunjung Dukung Pelestarian Songket Silungkang Lewat SISSCA 2026

SWARNASUMBAR.COM— BRI Cabang Sijunjung ikut berpartisipasi dalam Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCA) 2026. Kegiatan…

Minggu, 13 September 2026 ago