KOTA PARIAMAN

PAD Kota Pariaman Tembus Rp57,44 Miliar, Naik 12,95 Persen di Era Balad-Mulyadi

SWARNASUMBAR.COM–PAD Kota Pariaman mencatat capaian baru dengan menembus Rp57,44 miliar pada 2025, naik 12,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi yang pertama kali terjadi sejak kepemimpinan Wali Kota Yota Balad dan Wakil Wali Kota Mulyadi.

Data tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Rudy Repenaldi Rilis dalam rapat evaluasi PAD yang dipimpin langsung Yota Balad di ruang rapat wali kota, Selasa (2/6/2026). Rapat dihadiri seluruh kepala OPD, badan, dan kantor di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman.

Capaian PAD sebesar Rp57.449.978.227,89 ini melampaui tren sebelumnya yang belum pernah menyentuh angka Rp50 miliar. Selain itu, peningkatan ini menjadi indikator awal penguatan fiskal daerah di tengah keterbatasan anggaran.

Sumber PAD berasal dari berbagai sektor, antara lain pajak daerah, pajak reklame, PBB P2, BPHTB, serta PBJT makanan dan minuman. Kemudian, kontribusi juga datang dari PBJT tenaga listrik, jasa perhotelan, parkir, retribusi daerah, opsen PKB, hingga jasa kesenian dan hiburan.

Target PAD 2026 dan Realisasi Semester Awal

Pemerintah Kota Pariaman menetapkan target PAD 2026 sebesar Rp76.130.609.859. Namun hingga pertengahan tahun, realisasi baru mencapai Rp28.147.423.119 atau sekitar 36,97 persen.

Yota Balad menegaskan masih tersedia waktu untuk mengejar target tersebut hingga akhir tahun. Ia meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan kinerja dan menggali potensi baru untuk mendongkrak pendapatan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan sumber pendapatan daerah agar tidak bergantung pada sektor konvensional. Upaya tersebut dinilai krusial untuk menjaga stabilitas keuangan daerah.

Menurutnya, setiap instansi harus aktif mencari peluang baru serta mengoptimalkan sektor yang sudah ada. Dengan begitu, target yang ditetapkan bisa tercapai secara maksimal tanpa kebocoran.

Evaluasi Rutin dan Peran OPD

Yota Balad juga menyoroti pentingnya evaluasi rutin dalam pengelolaan PAD. Ia mengusulkan agar evaluasi dilakukan minimal sekali dalam sebulan guna memantau progres capaian secara berkala.

Langkah ini bertujuan memastikan setiap target berjalan sesuai rencana dan meminimalkan potensi kehilangan pendapatan di lapangan. Dengan pengawasan intensif, pemerintah dapat segera mengambil langkah korektif jika ditemukan kendala.

Sementara itu, peran OPD menjadi kunci dalam pencapaian target PAD. Setiap organisasi perangkat daerah diminta mempercepat inovasi, khususnya dalam peningkatan retribusi dan pelayanan publik yang berdampak langsung pada pendapatan.

Yota Balad menegaskan OPD merupakan ujung tombak keberhasilan program pemerintah. Ia mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan seluruh jajaran dalam meningkatkan PAD selama ini.

Komitmen Capai Target dan Visi Daerah

Pemerintah Kota Pariaman tetap berkomitmen mencapai target PAD sesuai visi dan misi yang telah dijanjikan kepada masyarakat. Kinerja optimal dari seluruh perangkat daerah menjadi faktor utama dalam mewujudkan hal tersebut.

Selain itu, peningkatan PAD diharapkan mampu memperkuat kapasitas pembangunan daerah dan pelayanan publik. Dengan pendapatan yang lebih tinggi, pemerintah memiliki ruang fiskal lebih luas untuk program prioritas.

Yota Balad menutup rapat dengan mengajak seluruh OPD menjaga semangat kerja dan konsistensi dalam meningkatkan pendapatan daerah. Ia optimistis target PAD 2026 dapat tercapai dengan kerja sama yang solid.(*)

sutan sati

Recent Posts

Drone Dicegat di Selatan Mekkah, Jemaah Umrah Indonesia Tetap Aman

MADINAH— Drone dicegat di Mekkah oleh sistem pertahanan udara Arab Saudi pada Selasa (15/9) malam.…

Rabu, 16 September 2026 ago

KONI Sumbar Pastikan Porprov XVI Tetap Digelar 2–14 Oktober

PADANG— Porprov XVI Sumatera Barat tetap digelar pada 2–14 Oktober 2026 sesuai hasil Rapat Koordinasi…

Rabu, 16 September 2026 ago

Kabut Asap Padang, Pemko Terapkan PJJ hingga 18 September

PADANG — Kualitas udara Padang mencapai angka 904 pada Rabu (16/9/2026) pukul 05.00 WIB. Kondisi…

Rabu, 16 September 2026 ago

Mahyeldi Tegaskan Aset Daerah Sumbar Harus Beri Manfaat bagi Masyarakat

 JAKARTA — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menegaskan aset daerah Sumbar harus tertib secara…

Rabu, 16 September 2026 ago

Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

JAKARTA — Suahasil Nazara resmi menerima jabatan Menteri Keuangan Republik Indonesia dari Purbaya Yudhi Sadewa…

Selasa, 15 September 2026 ago

Mahyeldi Tegaskan Pokir DPRD Sumbar Harus Sesuai Kewenangan

PADANG — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan pokir DPRD Sumbar dalam RAPBD 2027 harus…

Selasa, 15 September 2026 ago