Wisata Sumbar

Wisata Danau Singkarak: Panorama Alam, Ikan Bilih, dan Sejarah Batu Besurek

SWARNASUMBAR.COM–Danau Singkarak Sumatera Barat menjadi salah satu destinasi unggulan dengan luas sekitar 107,8 km² yang berada di Kabupaten Solok dan Tanah Datar. Danau tektonik ini menawarkan panorama alam perbukitan yang mengelilingi kawasan serta kekayaan hayati berupa 19 spesies ikan air tawar, termasuk ikan bilih yang hanya hidup di danau tersebut.

Selain itu, keberadaan danau di desa Singkarak membuat wilayah ini semakin dikenal sebagai tujuan wisata alam di Sumatera Barat. Keunikan tersebut tidak hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga mendapat perhatian peneliti sejak lama.

Keunikan Danau Singkarak dan Sejarah Batu Besurek

Danau Singkarak terbentuk akibat aktivitas vulkanik dan tektonik yang terjadi ribuan tahun lalu. Peneliti mencatat danau ini terus mengalami perubahan ukuran, dari sekitar 3 kilometer, kemudian melebar menjadi 8 kilometer, hingga kini mencapai lebih dari 20 kilometer.

Selain bentang alamnya, kawasan ini juga menyimpan nilai sejarah melalui keberadaan Batu Besurek di tepi danau. Prasasti kuno tersebut menjadi saksi masa lalu, meski hingga kini informasi terkait sejarahnya masih menjadi misteri yang belum terungkap sepenuhnya.

Sementara itu, pesona danau ini juga menarik perhatian peneliti asal Jerman, Ernst Haeckel, pada abad ke-19. Ia kemudian memperkenalkan Danau Singkarak ke dunia melalui jurnal dan lukisan yang memperlihatkan keindahan kawasan tersebut.

Suasana hangat di Warkop Nenek Bonjo, Batu Tebal, tepian Danau Singkarak

Keanekaragaman Hayati dan Ikan Endemik

Danau Singkarak memiliki kekayaan hayati yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan peneliti. Tercatat terdapat 19 jenis ikan air tawar yang hidup di danau ini, termasuk ikan Asang atau Nilem serta ikan Ranuak.

Namun, ikan bilih atau biko menjadi spesies paling ikonik karena hanya dapat ditemukan dan berkembang biak di Danau Singkarak. Keberadaan ikan endemik ini menjadikan danau tersebut memiliki nilai ekologis yang tinggi sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Selain itu, kondisi perairan yang luas dan relatif tenang mendukung kehidupan berbagai jenis ikan, sehingga kawasan ini sering menjadi lokasi penelitian ekosistem air tawar.

lokasi Mancing di warkop nenek bonjo Batu Tebal kec batipuh selatan

Ragam Aktivitas Wisata di Danau Singkarak

Danau Singkarak menawarkan berbagai aktivitas wisata yang dapat dinikmati pengunjung. Salah satunya berenang di kawasan Tanjung Mutiara yang dikenal lebih aman untuk bermain air dibandingkan area danau lainnya.

Selain itu, aktivitas memancing menjadi pilihan populer karena danau ini dihuni berbagai jenis ikan. Pengunjung bahkan dapat mengikuti nelayan setempat menggunakan perahu sambil belajar teknik menangkap ikan.

Sementara itu, wisata kuliner juga menjadi bagian penting dari pengalaman berkunjung ke kawasan ini. Pengunjung dapat menikmati beragam hidangan khas Minangkabau sekaligus membeli oleh-oleh dari masyarakat sekitar.

Selanjutnya, kawasan danau juga menyediakan berbagai spot foto dengan latar pemandangan air dan perbukitan yang menarik. Hal ini menjadikan Danau Singkarak sebagai lokasi favorit untuk dokumentasi wisata bersama keluarga maupun kolega.(FM)

FM ST SATI

Recent Posts

Mahyeldi Ajak Kepala Daerah Percepat Sertifikasi Halal, Bidik Sumbar Jadi Pusat Ekosistem Halal Nasional

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membuka Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Sumatera Barat tentang percepatan sertifikasi…

Rabu, 05 Agustus 2026 ago

Cuaca 7 Kota di Sumbar Hari Ini, Solok dan Padang Panjang Berpotensi Kabut Asap

PADANG – Prakiraan cuaca 7 Kota Sumbar pada Selasa (4/8/2026) didominasi kondisi cerah hingga cerah…

Selasa, 04 Agustus 2026 ago

Curah Hujan Sumbar Meningkat, Mahyeldi Imbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor

Hujan lebat menyebabkan jalan masuk salah satu sekolah di Kota Padang tergenang air yang cukup…

Selasa, 04 Agustus 2026 ago

Kebakaran Dadok Tunggul Hitam Padang, Kerugian Tembus Rp750 Juta

PADANG – Kebakaran melanda sebuah bangunan yang difungsikan sebagai rumah sekaligus toko di Jalan Asra…

Senin, 03 Agustus 2026 ago

Sekolah Rakyat Terintegrasi Dharmasraya Dibuka, Mahyeldi Tegaskan Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan

DHARMASRAYA – Sekolah Rakyat Terintegrasi Dharmasraya resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran…

Minggu, 02 Agustus 2026 ago

Menteri Ekraf Resmikan Re: Rasa International Poster Biennale 2026, Paramadina Satukan 88 Desainer dari 25 Negara

JAKARTA – Re: Rasa International Poster Biennale 2026 resmi dibuka di Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat…

Minggu, 02 Agustus 2026 ago