Kab TANAH DATAR

Pulang Basamo Ikbal Sakato, 10 Bus Berangkat dari Jakarta Menuju Batu Taba

JAKARTA — Pulang Basamo Ikbal Sakato diikuti ratusan perantau Batu Taba yang memadati kawasan Asrama haji pondok gede Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026), untuk berangkat ke kampung halaman di Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar menjelang Idul Adha 1447 H.

Sejak pagi, peserta sudah berkumpul dengan membawa tas dan koper, bersiap menempuh perjalanan panjang menuju kampung halaman dalam momentum baliak ka kampuang yang digagas Ikatan Keluarga Besar Batu Taba (IKBAL).

Program ini mengusung tema “Bersama Kita Kuat Basamo Kito Mambangun Kampuang Halaman” sebagai semangat kebersamaan para perantau untuk kembali dan membangun daerah asal.

Antusiasme Tinggi Pulang Basamo Ikbal Sakato

Penasehat IKBAL, Musri Efendi SH MKN, melepas langsung keberangkatan peserta Pulang Basamo dengan mengingatkan jadwal keberangkatan yang telah disepakati bersama.

Ia menegaskan bus akan berangkat sekitar pukul 14.00 WIB dan peserta yang terlambat tidak dapat ikut karena harus mengikuti ketentuan panitia.

Selain itu, ia mengimbau seluruh peserta agar tetap kompak selama perjalanan serta saling mengingatkan demi kelancaran kegiatan hingga tiba di kampung halaman.

Panitia menyediakan sekitar 10 unit bus Gumarang Jaya untuk mengakomodasi seluruh peserta yang ikut dalam rombongan Pulang Basamo tahun ini.

Suasana di lokasi terlihat ramai namun tetap tertib, dengan para peserta saling bercengkerama sambil menunggu giliran naik ke bus yang telah disiapkan panitia.

Pengalaman Baru Perantau Ikut Program Pulang Kampung

Salah seorang peserta, Yenelli (56), perantau asal Bogor, mengaku sudah berada di lokasi sejak pagi mengikuti jadwal yang ditentukan panitia.

Ia berangkat bersama suami dan menyampaikan pengalaman mengikuti Pulang Basamo tahun ini terasa berbeda dibanding perjalanan pulang sebelumnya.

“Ini pertama kali saya ikut program ini, dan menjadi pengalaman yang luar biasa,” kata Yenelli.

Menurutnya, program ini sangat membantu perantau Nagari Batu Taba yang selama ini mengalami kendala untuk pulang kampung.

Ia menilai banyak perantau akhirnya dapat kembali ke kampung halaman setelah bertahun-tahun merantau berkat adanya program tersebut.

Yenelli berharap Pulang Basamo dapat terus digelar setiap tahun agar semakin banyak perantau Minangkabau bisa pulang dan berkumpul bersama keluarga.(ST Sati )

Fitra Mulia

Recent Posts

Mahyeldi Ajak Kepala Daerah Percepat Sertifikasi Halal, Bidik Sumbar Jadi Pusat Ekosistem Halal Nasional

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membuka Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Sumatera Barat tentang percepatan sertifikasi…

Rabu, 05 Agustus 2026 ago

Cuaca 7 Kota di Sumbar Hari Ini, Solok dan Padang Panjang Berpotensi Kabut Asap

PADANG – Prakiraan cuaca 7 Kota Sumbar pada Selasa (4/8/2026) didominasi kondisi cerah hingga cerah…

Selasa, 04 Agustus 2026 ago

Curah Hujan Sumbar Meningkat, Mahyeldi Imbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor

Hujan lebat menyebabkan jalan masuk salah satu sekolah di Kota Padang tergenang air yang cukup…

Selasa, 04 Agustus 2026 ago

Kebakaran Dadok Tunggul Hitam Padang, Kerugian Tembus Rp750 Juta

PADANG – Kebakaran melanda sebuah bangunan yang difungsikan sebagai rumah sekaligus toko di Jalan Asra…

Senin, 03 Agustus 2026 ago

Sekolah Rakyat Terintegrasi Dharmasraya Dibuka, Mahyeldi Tegaskan Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan

DHARMASRAYA – Sekolah Rakyat Terintegrasi Dharmasraya resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran…

Minggu, 02 Agustus 2026 ago

Menteri Ekraf Resmikan Re: Rasa International Poster Biennale 2026, Paramadina Satukan 88 Desainer dari 25 Negara

JAKARTA – Re: Rasa International Poster Biennale 2026 resmi dibuka di Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat…

Minggu, 02 Agustus 2026 ago