Humaniora

Kisah Pilu Tsutomu Yamaguchi, Selamat dari Dua Kali Serangan Bom Atom

Tsutomu Yamaguchi tercatat sebagai satu-satunya warga Jepang yang secara resmi diakui selamat dari dua bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Agustus 1945. Pengakuan tersebut diberikan pemerintah Jepang pada 2009.

Pada 6 Agustus 1945, Yamaguchi berada di Hiroshima untuk urusan pekerjaan. Saat berjalan menuju kantor, bom atom “Little Boy” dijatuhkan. Ia mengalami luka bakar parah di tangan dan wajah, serta gendang telinga pecah. Yamaguchi bertahan hidup dan bermalam di tempat penampungan darurat.

Sehari kemudian, 7 Agustus 1945, meski masih terluka, Yamaguchi kembali ke kampung halamannya di Nagasaki menggunakan transportasi yang masih beroperasi terbatas pascaledakan.

Pada 9 Agustus 1945, Yamaguchi kembali bekerja di kantor Mitsubishi di Nagasaki. Saat menceritakan kondisi Hiroshima kepada atasannya, bom atom “Fat Man” dijatuhkan di kota tersebut. Ia kembali selamat tanpa mengalami cedera fatal tambahan.

Bom Atom , Jepang

Dalam jangka panjang, Yamaguchi mengalami dampak kesehatan akibat paparan radiasi, di antaranya katarak, gangguan pendengaran di satu telinga, serta leukopenia atau penurunan sel darah putih.

Selama beberapa dekade, Yamaguchi tidak banyak menceritakan pengalamannya. Pada usia lanjut, ia mulai berbicara terbuka, menulis buku, serta menyampaikan kesaksian di forum internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, untuk menyerukan penghapusan senjata nuklir.

Pemerintah Jepang secara resmi menetapkan Yamaguchi sebagai nijuu hibakusha (korban ledakan ganda) pada 2009. Ia wafat pada 2010 akibat kanker lambung.

Sumber: Arsip Pemerintah Jepang, kesaksian Tsutomu Yamaguchi, dan catatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

FM ST SATI

Recent Posts

Dr. Handi Risza Dorong Reformasi Pendidikan Tinggi demi Indonesia Emas 2045

JAKARTA – Reformasi pendidikan tinggi Indonesia yang bermutu, berkeadilan, dan terintegrasi menjadi salah satu fondasi…

Rabu, 29 Juli 2026 ago

Bank Nagari–Padang Eye Center Perkuat Kolaborasi Rp140 Miliar, Dorong Layanan Kesehatan Sumatera Barat

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyaksikan penandatanganan MoU antara PT Bank Nagari dan PT Muda…

Jumat, 24 Juli 2026 ago

Universitas Paramadina Bahas Strategi Perkuat Ekonomi Halal Indonesia

Diskusi publik "Masa Depan Ekonomi Halal RI" yang digelar Universitas Paramadina bersama CSED INDEF membahas…

Kamis, 23 Juli 2026 ago

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas di Regional Sumbagut, Berlaku Mulai 14 Juli 2026

MEDAN – Harga Bright Gas Regional Sumbagut mengalami penyesuaian efektif mulai 14 Juli 2026. Pertamina…

Selasa, 21 Juli 2026 ago

Transformasi Pendidikan Era AI di Jakarta, Universitas Paramadina dan Komisi X DPR RI Dorong Inovasi Nasional

JAKARTA – Universitas Paramadina bersama Komisi X DPR RI menggelar seminar nasional bertajuk "Transformasi Dunia…

Selasa, 21 Juli 2026 ago

BRI Pariaman Perkuat Sinergi dengan Nagari Batu Kalang, Dorong Desa BRILiaN Makin Inovatif dan Mandiri

SWARNASUMBAR.COM – BRI Cabang Pariaman memperkuat sinergi dengan Pemerintah Nagari Batu Kalang, Kabupaten Padang Pariaman,…

Jumat, 17 Juli 2026 ago