AGAM — FPTI Sumbar menjadwalkan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2026 pada 11 hingga 12 Juli 2026 di Lawang Park Adventure, Kabupaten Agam. Agenda ini menjadi forum strategis kepengurusan periode 2026–2030 untuk menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.
Ketua Umum FPTI Sumatera Barat, Zuhrizul, mengatakan Rakerprov menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi yang mempertemukan seluruh Pengurus Cabang (Pengcab) FPTI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Selain mengevaluasi program organisasi, forum tersebut juga menyusun strategi pembinaan olahraga panjat tebing yang lebih terarah, modern, dan berbasis prestasi.
“Pembangunan olahraga panjat tebing, tidak hanya berorientasi pada pencapaian medali, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda, memperkuat persatuan antar pengurus lintas Pengcab, serta meningkatkan citra daerah melalui prestasi,” kata Zuhrizul, Senin, 6 Juli 2026.
Zuhrizul menjelaskan tahun 2026 menjadi awal kepengurusan baru FPTI Sumatera Barat. Karena itu, organisasi memandang perlu konsolidasi secara menyeluruh agar seluruh program pembinaan berjalan searah dan mampu menjawab tantangan menuju Porprov maupun agenda tingkat nasional.
Menurutnya, peserta Rakerprov akan membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi organisasi hingga penyusunan program kerja periode 2026–2027. Salah satu fokus utama organisasi adalah memperkuat sistem pembinaan atlet berbasis sport science, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, serta memperkuat tata kelola organisasi yang transparan dan profesional.
“Forum ini juga menjadi wadah penyamaan persepsi antara Pengrov dan Pengcab dalam menjalankan program pembinaan secara berkelanjutan sehingga prestasi panjat tebing Sumatera Barat dapat kembali bersaing di tingkat nasional,” ujar Zuhrizul.
Selain memperkuat konsolidasi organisasi, kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Zuhrizul juga menargetkan terbentuknya sistem pembinaan yang terintegrasi mulai dari tingkat daerah hingga provinsi. Target tersebut diarahkan agar proses regenerasi atlet berlangsung secara berkesinambungan.
Sesuai Anggaran Rumah Tangga (ART) FPTI, Rakerprov memiliki sejumlah agenda pokok, antara lain menetapkan tata tertib dan agenda rapat, membahas laporan kerja Pengprov FPTI Sumbar tahun 2026, menetapkan program kerja 2026–2027, serta membahas berbagai kebijakan strategis terkait pelaksanaan Porprov XVI Sumatera Barat.
Laporan kerja yang dipaparkan berasal dari pelaksanaan program sejak terbitnya Surat Keputusan kepengurusan baru. Sementara itu, program kerja yang akan disahkan menjadi pedoman organisasi dalam menjalankan pembinaan atlet, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan sarana dan prasarana, hingga penguatan kelembagaan FPTI di seluruh kabupaten dan kota.
“Dengan mengusung semangat kolaborasi dan profesionalisme, Rakerprov FPTI Sumatera Barat 2026 diharapkan menjadi titik awal kebangkitan olahraga panjat tebing di Ranah Minang serta memperkuat fondasi organisasi dalam mewujudkan prestasi yang berkelanjutan,” tutup Zuhrizul.(*)
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyaksikan penandatanganan MoU antara PT Bank Nagari dan PT Muda…
MEDAN – Harga Bright Gas Regional Sumbagut mengalami penyesuaian efektif mulai 14 Juli 2026. Pertamina…
JAKARTA – Universitas Paramadina bersama Komisi X DPR RI menggelar seminar nasional bertajuk "Transformasi Dunia…
SWARNASUMBAR.COM – BRI Cabang Pariaman memperkuat sinergi dengan Pemerintah Nagari Batu Kalang, Kabupaten Padang Pariaman,…
SWARNASUMBAR.COM – Pimpinan BRI Cabang Lubuk Sikaping, Fahmy Tias Karviga, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor…
SWARNASUMBAR.COM – Pimpinan BRI Cabang Lubuk Sikaping, Fahmy Tias Karviga, melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor…