Sumatra Barat

DPMPTSP Padang Buka Layanan Perizinan Saat CFD, Investasi Tembus Rp643 Miliar

PADANG, SWARNASUMBAR.COM – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bakal menghadirkan layanan perizinan di hari libur melalui program Car Free Day (CFD) mulai Juni 2026. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Nomor Induk Berusaha (NIB) on the spot yang disiapkan untuk mempermudah pengurusan izin usaha.

Kepala DPMPTSP Kota Padang, Fauzan Ibnovi, mengatakan dua program tersebut menjadi langkah jemput bola pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik tanpa mengharuskan masyarakat datang ke Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Insya Allah, per Juni 2026 setelah Lebaran Haji, ada dua kegiatan besar yang akan kita laksanakan. Ini adalah bentuk komitmen kita untuk tidak hanya menunggu pelayanan di MPP, melainkan mendatangi dan melayani masyarakat secara langsung,” kata Fauzan saat diwawancarai, Kamis (28/5/2026).

Program pertama yakni layanan perizinan di hari libur dengan memanfaatkan momentum Car Free Day. Sedangkan program kedua adalah penerbitan NIB on the spot untuk memudahkan pelaku usaha memperoleh legalitas usaha secara langsung.

Layanan Jemput Bola untuk Warga

Menurut Fauzan, inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Padang menghadirkan pelayanan yang cepat, optimal, dan responsif kepada masyarakat. Dengan sistem jemput bola, warga tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pelayanan di kantor MPP.

DPMPTSP Kota Padang juga mencatat capaian positif di sektor investasi sepanjang awal 2026. Realisasi investasi pada Triwulan I tahun ini tercatat mencapai Rp643.629.798.126.

Angka tersebut didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp524 miliar. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) memberikan kontribusi sekitar Rp119 miliar.

Sektor Jasa Dominasi Investasi

Fauzan menjelaskan, sektor tersier atau penyediaan layanan masih menjadi penopang utama investasi di Kota Padang. Kontribusinya mencapai 96,24 persen dari total modal yang masuk selama Triwulan I 2026.

“Jika dibedah berdasarkan sektornya, investasi di Kota Padang dikuasai sektor tersier (penyediaan layanan) yang mencakup hingga 96,24 persen dari total modal yang masuk. Di posisi berikutnya, sektor sekunder berkontribusi 4,66 persen, diikuti sektor primer sebesar 0,11 persen,” ujarnya.

Data tersebut menunjukkan aktivitas investasi di Kota Padang masih bertumpu pada sektor jasa dan layanan. Pemko Padang berharap inovasi pelayanan perizinan yang dijalankan DPMPTSP dapat semakin mendorong kemudahan berusaha dan meningkatkan minat investasi di ibu kota Sumatera Barat tersebut.(*)

FM ST SATI

Recent Posts

Film Urang Bunian Tayang 17 September, Angkat Mitos Sumatra

Poster film Urang Bunian yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 17 September 2026.(gbr…

Minggu, 13 September 2026 ago

Truk Box Terjun ke Jurang di Padangpanjang, 2 Orang Dilarikan ke RS

PADANGPANJANG — Truk box terjun ke jurang di kawasan Bukit Berbunga, Silaing Bawah, Kota Padangpanjang,…

Minggu, 13 September 2026 ago

LP2B Tanah Datar Capai 94 Persen dari Hasil Verval LBS

Ilustrasi Infografis LBS Tanah Datar menunjukkan luas Lahan Baku Sawah (LBS) terbaru hasil Verifikasi dan…

Minggu, 13 September 2026 ago

Timsus Charlie Polresta Padang Amankan 20 Motor Berknalpot Brong

Puluhan motor berknalpot brong yang diamankan Timsus Charlie dan Patroli Perintis Presisi Polresta Padang terparkir…

Minggu, 13 September 2026 ago

Dua Pemancing Terjatuh ke Laut Dihantam Ombak Besar di Bukit Lampu Padang

Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pemancing yang terjatuh di kawasan tebing batuan karang Bukit Lampu,…

Minggu, 13 September 2026 ago

BRI Sijunjung Dukung Pelestarian Songket Silungkang Lewat SISSCA 2026

SWARNASUMBAR.COM— BRI Cabang Sijunjung ikut berpartisipasi dalam Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCA) 2026. Kegiatan…

Minggu, 13 September 2026 ago