Bisnis & Umkn

Pesanan Kue Kering Lebaran Meningkat Jelang Ramadan, UMKM di Padang Catat Tren Positif

SWARNASUMBAR.COM–Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, etalase toko, pasar tradisional, hingga pusat perbelanjaan modern di berbagai daerah di Indonesia mulai dipenuhi aneka kue kering khas Lebaran. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melaporkan pesanan mulai berdatangan sejak awal pekan ini, bahkan sebagian telah membuka sistem pre-order satu bulan sebelumnya.

Peningkatan permintaan terjadi menjelang Ramadan dan Idulfitri, dengan kue kering sebagai produk utama yang dicari masyarakat. Pelaku UMKM di kota-kota besar, termasuk Padang, menyatakan pesanan masuk lebih awal dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kue klasik seperti nastar, kastengel, putri salju, dan lidah kucing tetap menjadi favorit, sementara tren kue kekinian berupa cookies premium bertopping cokelat lumer, red velvet cookies, serta hampers custom diminati kalangan muda.

Pusat perbelanjaan menyediakan area bazar Ramadan untuk penjualan kue kering dan parcel Lebaran. Harga kue per toples dipatok Rp50 ribu hingga Rp250 ribu, bergantung jenis kue dan kualitas bahan baku, sedangkan hampers eksklusif mulai Rp300 ribu hingga lebih dari Rp1 juta sesuai isi dan desain kemasan.

Aktivitas UMKM dan Pola Pemesanan

Devi seorang pelaku UMKM kue di Padang, menyebutkan permintaan tahun ini menunjukkan tren positif. Ia mengaku telah menerima puluhan pesanan untuk pengiriman awal Ramadan. Yang paling banyak pemesanannya keripik Malaysia, Kacang Telor , Kue Abon dan Kue Bawang Pungkasnya.

Pola pemesanan yang biasanya memuncak dua minggu sebelum Lebaran kini mulai bergeser lebih awal. Sejumlah pelaku usaha membuka pre-order untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan pengaturan produksi.
Lokasi usaha berada di Komplek Permata Surga, Kota Padang, dengan kanal pemesanan melalui WhatsApp di no 085169209862 sebagaimana diinformasikan pelaku usaha.

Harga Bahan Baku dan Dampak Ekonomi Lokal

Sebagian pedagang mengakui adanya kenaikan harga bahan baku seperti mentega, telur, gula, dan keju. Kenaikan berada di kisaran 5 hingga 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Untuk menjaga keterjangkauan harga, pelaku usaha memilih menahan kenaikan harga jual dengan menyesuaikan margin keuntungan atau menawarkan variasi ukuran toples.

Pengamat ekonomi menilai perputaran uang dari sektor kue Lebaran memberi kontribusi positif bagi perekonomian lokal. Tradisi menyajikan kue kering saat silaturahmi Idulfitri dinilai menjaga stabilitas permintaan dari tahun ke tahun.(EDO)

FM ST SATI

Recent Posts

Pangdam TIB Resmikan Pencak Silat Militer di Padang, KONI Sumbar Minta Dukungan Porprov

PADANG — Pencak silat militer Sumbar resmi dikukuhkan di Jasdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kamis (23/4/2026),…

Kamis, 23 April 2026 ago

Tiga Atlet Silat Sumbar Berlaga di Belgia, KONI Tekankan Uji Kualitas Dunia

Tiga atlet pencak silat Sumatera Barat bersama pelatih sebelum berangkat ke Belgia untuk kejuaraan internasional.…

Kamis, 23 April 2026 ago

Hari Keenam, Pencarian Dua Bocah Hanyut di Padang Belum Berhasil

SWARNASUMBAR.COM—Pencarian bocah hanyut Padang memasuki hari keenam pada Kamis (23/4/2026), namun dua korban yang hilang…

Kamis, 23 April 2026 ago

Kebakaran Gudang Zataka Express Padang, Kerugian Rp250 Juta, 7 Motor Hangus di Nanggalo

Gudang barang Zataka Express di Nanggalo terbakar pada Kamis (23/4/2026). 7 unit sepeda motor hangus,…

Kamis, 23 April 2026 ago

Patching Maut di Lubuk Cubadak Pesisir Selatan Picu Tiga Kecelakaan Pengendara

Kondisi lubang jalan nasional di Lubuk Cubadak, Pesisir Selatan, yang dibiarkan terbuka lebih dari 10…

Kamis, 23 April 2026 ago

Pengendalian Sosial Nagari Jadi Fokus Mahyeldi Saat TMMD di Padang Pariaman

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat membuka TMMD ke-128 di Nagari Batu Gadang, Padang Pariaman. PADANG PARIAMAN…

Kamis, 23 April 2026 ago