Bupati Agam Benni Warlis bersama jajaran Pemkab Agam saat audiensi dengan Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri di Jakarta membahas pemekaran 13 nagari persiapan.
JAKARTA – Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt Tan Batuah melakukan audiensi lanjutan dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terkait proses pemekaran 13 nagari persiapan di Kabupaten Agam. Pertemuan tersebut berlangsung bersama Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa, La Ode Ahmad P. Balombo, di Jakarta, Kamis (5/3).
Audiensi ini menjadi tindak lanjut tahapan evaluasi pemekaran nagari yang saat ini masih berada pada proses penilaian di tingkat pemerintah pusat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Agam terus mendorong percepatan penataan nagari agar status nagari persiapan dapat segera berubah menjadi nagari definitif.
Selain itu, pertemuan tersebut juga bertujuan memperoleh arahan dari pemerintah pusat terkait tahapan lanjutan dalam proses penataan nagari di Kabupaten Agam.
Bupati Agam Benni Warlis menjelaskan bahwa penelitian dokumen awal usulan penataan 13 nagari persiapan sebelumnya telah rampung. Selanjutnya, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri menyatakan seluruh dokumen tersebut lengkap secara administrasi sesuai berita acara yang diterbitkan.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Agam berharap audiensi ini memberikan kejelasan tahapan berikutnya dalam proses pemekaran nagari. Termasuk di dalamnya rencana verifikasi lapangan oleh Tim Penataan Desa tingkat pusat.
“Melalui audiensi ini, kita berharap memperoleh arahan serta kejelasan tahapan lanjutan, termasuk rencana verifikasi lapangan oleh Tim Penataan Desa tingkat pusat,” ujar Benni Warlis.
Sementara itu, pemerintah daerah menilai percepatan proses penataan nagari penting untuk mendukung peningkatan pelayanan pemerintahan di tingkat nagari.
Benni Warlis menjelaskan bahwa usia nagari persiapan tersebut saat ini telah memasuki tahun keenam di Kecamatan Tilatang Kamang. Kemudian, nagari persiapan di Kecamatan Palembayan dan Kecamatan Lubuk Basung telah memasuki tahun ketujuh.
Kondisi tersebut dinilai memberi dampak terhadap pelayanan pemerintahan serta operasional Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari (APB Nagari). Oleh sebab itu, pemerintah daerah mendorong percepatan proses penetapan nagari definitif agar pengelolaan pemerintahan nagari berjalan lebih optimal.
Selain Bupati Agam, kunjungan kerja ini juga diikuti sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Agam. Di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Agam Yunilson, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Handria Asmi, serta Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmad Lasmono.
Karena itu, audiensi ini diharapkan dapat mempercepat tahapan pemekaran nagari persiapan di Kabupaten Agam. Dengan demikian, pelayanan pemerintahan serta pembangunan di tingkat nagari dapat berjalan lebih optimal bagi masyarakat. (sumber AMC)
Kondisi lubang jalan nasional di Lubuk Cubadak, Pesisir Selatan, yang dibiarkan terbuka lebih dari 10…
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat membuka TMMD ke-128 di Nagari Batu Gadang, Padang Pariaman. PADANG PARIAMAN…
PADANG — Sebanyak 312 mahasiswa Universitas Ekasakti (UNES) turun langsung ke masyarakat sebagai tim verifikasi…
SWARNASUMBAR.COM — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan kesiapan penuh mendukung KKDN Sesko TNI Sumbar yang…
PADANG — Pelantikan pejabat administrator Sumbar berlangsung di Auditorium Gubernuran, Rabu (22/4/2026), saat Sekretaris Daerah…
Pelantikan pengurus KONI Kota Solok masa bakti 2026–2030 di Gedung Kubuang 13, Rabu (22/4/2026). SOLOK…