Sumatra Barat

WFH ASN Pemprov Sumbar , Setiap Jumat Resmi Berlaku untuk Dorong Kinerja Efektif

Ilustrasi ASN Pemprov Sumbar bekerja menggunakan sistem digital saat penerapan skema WFH dan WFO di Padang

SWARNASUMBAR.COM — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi menerapkan kebijakan WFH ASN Pemprov Sumbar setiap hari Jumat melalui Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 06 Tahun 2026. Kebijakan ini mengatur pola kerja kombinasi antara Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH) bagi seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sumbar.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menegaskan kebijakan ini bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja birokrasi sekaligus mendorong hasil kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Disamping menindaklanjuti arahan Mendagri, kebijakan transformasi ini juga diharapkan dapat membuat birokrasi berjalan lebih efektif, efesien, dan berfokus pada dampak nyata untuk masyarakat,” ujar Mahyeldi di Padang, Rabu (8/4/2026).

Selain itu, ASN tetap menjalankan WFO pada hari kerja lainnya, sementara fleksibilitas kerja diberikan khusus pada Jumat dengan skema WFH.

Skema WFH ASN Sumbar Fokus pada Kinerja Output

Dalam kebijakan WFH ASN Pemprov Sumbar, Mahyeldi menekankan fleksibilitas kerja harus diiringi dengan disiplin tinggi dan tanggung jawab penuh dari setiap ASN.

“Fleksibilitas bukan berarti menurunkan kualitas kerja. Justru ini menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja berbasis output,” tegasnya.

Kemudian, Pemprov Sumbar mengoptimalkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk mendukung pelaksanaan kerja jarak jauh. Sistem ini mencakup e-office, tanda tangan elektronik, absensi digital, hingga manajemen kepegawaian.

Mahyeldi menilai digitalisasi menjadi kunci utama dalam transformasi ini. Dengan teknologi, ASN dapat bekerja lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Pelayanan Publik Tetap Prioritas Meski WFH ASN Sumbar

Sementara itu, Mahyeldi memastikan kebijakan WFH ASN Pemprov Sumbar tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh perangkat daerah menjaga kualitas layanan tetap optimal.

“Pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama. Jangan sampai ada keluhan karena perubahan pola kerja ini. Justru malah harus semakin baik, semakin responsif,” ujarnya.

Namun, tidak semua ASN mengikuti skema WFH. Pemprov Sumbar menetapkan sejumlah kategori ASN yang tetap menjalankan WFO, termasuk pejabat pimpinan tinggi, BPBD, Satpol PP, serta unit layanan publik seperti rumah sakit, dinas kependudukan, dan sekolah.

Selain itu, unit layanan kesehatan seperti RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, RSJ Prof. HB. Saanin, hingga Rumah Sakit Mata Sumatera Barat juga tetap bekerja langsung di kantor.

Efisiensi Anggaran dan Penguatan Sistem Pengawasan

Kebijakan WFH ASN Pemprov Sumbar juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, termasuk pengurangan konsumsi energi dan biaya operasional kantor.

“Ini juga bagian dari ikhtiar kita untuk lebih hemat dan bijak dalam penggunaan anggaran, tanpa mengurangi kinerja dan kualitas layanan kepada masyarakat,” kata Mahyeldi.

Selanjutnya, setiap pimpinan perangkat daerah wajib menyusun rencana kerja harian bagi ASN yang menjalankan WFH. Target output harus jelas dan terukur, sehingga kinerja tetap terpantau.

Pengawasan juga diperkuat melalui presensi digital serta pelaporan berbasis hasil. Dengan sistem ini, Pemprov Sumbar memastikan kontrol kinerja tetap berjalan meski ASN bekerja dari rumah.

Mahyeldi menutup dengan ajakan kepada seluruh ASN untuk menjadikan kebijakan ini sebagai langkah menuju birokrasi modern yang berdaya saing.

“Kita ingin ASN Sumatera Barat menjadi teladan dalam perubahan, bekerja dengan niat ibadah, penuh tanggung jawab, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” tutupnya.

Fitra Mulia

Recent Posts

Kebakaran Dadok Tunggul Hitam Padang, Kerugian Tembus Rp750 Juta

PADANG – Kebakaran melanda sebuah bangunan yang difungsikan sebagai rumah sekaligus toko di Jalan Asra…

Senin, 03 Agustus 2026 ago

Sekolah Rakyat Terintegrasi Dharmasraya Dibuka, Mahyeldi Tegaskan Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan

DHARMASRAYA – Sekolah Rakyat Terintegrasi Dharmasraya resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran…

Minggu, 02 Agustus 2026 ago

Menteri Ekraf Resmikan Re: Rasa International Poster Biennale 2026, Paramadina Satukan 88 Desainer dari 25 Negara

JAKARTA – Re: Rasa International Poster Biennale 2026 resmi dibuka di Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat…

Minggu, 02 Agustus 2026 ago

Kejurprov Gateball Sumbar 2026 di Padang Diikuti 70 Atlet, Jadi Pemanasan Menuju Porprov

PADANG – Kejurprov Gateball Sumbar 2026 resmi bergulir di halaman Kantor Dinas Bina Marga, Cipta…

Minggu, 02 Agustus 2026 ago

DLH Kota Padang Siagakan 438 Personel selama HJK ke-357, Targetkan Zero Visible Litter

PADANG – DLH Kota Padang HJK ke-357 menyiagakan 438 personel dengan sistem kerja 24 jam…

Minggu, 02 Agustus 2026 ago

Perubahan Trase Jalan Manggopoh–Padang Luar di Agam, Menteri PU Minta Sumbar Segera Ajukan Usulan Solusi Jangka Panjang

AGAM – Perubahan trase Jalan Manggopoh–Padang Luar menjadi arahan utama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik…

Sabtu, 01 Agustus 2026 ago