Beranda / Sumatra Barat / Semangat Smart Surau, Pemko Padang Perkuat Karakter dan Kemandirian Hafiz Lokal

Semangat Smart Surau, Pemko Padang Perkuat Karakter dan Kemandirian Hafiz Lokal

PADANG — Pemerintah Kota Padang terus menggaungkan semangat Smart Surau sebagai fondasi utama pembangunan karakter generasi muda sekaligus penguatan ketahanan sosial masyarakat. Program ini diarahkan untuk membentuk generasi religius, mandiri, dan berdaya saing melalui optimalisasi fungsi masjid dan surau.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dalam acara Silaturahmi dan Tabligh Akbar “Tahrib Ramadhan” yang digelar di Masjid Nurul Iman, Kota Padang, Selasa (10/2/2026). Ia menekankan bahwa filosofi Smart Surau harus menjadi penggerak pemulihan semangat masyarakat pasca tantangan bencana yang melanda pada akhir tahun lalu.

Maigus Nasir menyampaikan, penguatan nilai keimanan dan kedisiplinan sejak usia dini menjadi kunci lahirnya generasi yang mampu membawa keberkahan bagi daerah. Oleh karena itu, Smart Surau tidak hanya diposisikan sebagai simbol, tetapi sebagai gerakan nyata di tengah masyarakat.

Gerakan Subuh Mubarakah Jadi Fokus Implementasi

Implementasi utama Smart Surau difokuskan pada Gerakan Subuh Mubarakah. Pemerintah Kota Padang menginstruksikan seluruh kepala sekolah, majelis guru, serta orang tua untuk mengawal anak-anak agar konsisten memakmurkan masjid sejak dini.

“Keimanan sebuah negeri dapat dilihat dari jamaah Subuhnya. Jika anak-anak sudah terbiasa bangun pagi untuk shalat ke masjid, maka akan lahir generasi yang hebat, kuat, dan mampu membawa keberkahan bagi negeri ini,” ujar Maigus Nasir.

Langkah ini dipandang sebagai upaya sistematis membangun karakter, disiplin, serta ketangguhan spiritual generasi muda melalui kebiasaan ibadah yang berkelanjutan dan terpantau bersama.

Pendidikan 3T dan Target MTQ 2027

Menyambut bulan suci Ramadhan, konsep Smart Surau akan dipertajam melalui program pendidikan 3T (Tafsir, Tahfidz, dan Tafis) yang diwajibkan bagi siswa tingkat SMP. Program ini menekankan penguatan hafalan Al-Qur’an, pendalaman makna ayat, pemahaman urutan surat, hingga konteks Al-Qur’an secara komprehensif.

Melalui pembinaan di surau dan sekolah, program ini diharapkan mencetak generasi yang tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami dan mencintai Al-Qur’an secara mendalam.

Selain itu, Pemko Padang menetapkan target ambisius pada MTQ Sumatera Barat 2027 dengan menggunakan 100 persen kafilah murni putra-putri daerah. Penguatan pembinaan akan dilakukan di tingkat kecamatan dengan koordinasi intensif bersama LPTQ, Camat, dan Sekcam sebagai penanggung jawab MTQ.

Sebagai bagian dari syiar Islam di ruang publik, kolaborasi dengan RRI Padang melalui program Tadarus Al-Qur’an selama 30 malam juga akan dilaksanakan guna menyemarakkan Ramadhan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *