Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Sekretaris Umum KONI Sumbar Anandya Dipo Pratama, Wakil Ketua Umum IV KONI Sumbar Reido Deskumar, bersama kontingen IODI saat tiba di BIM, Rabu (19/8/2026). (Foto: Ist)
PADANG — Medali perunggu IODI Sumbar diraih Rahman Hakim dan Devira Queensha Aozora pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) IODI XVI Tahun 2026 di Jakarta, 14–17 Agustus 2026.
Pasangan atlet Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Sumatera Barat itu meraih perunggu pada nomor Dansa Latin Duo.
Kejurnas IODI XVI 2026 berlangsung di Aston Kartika Grogol Hotel and Conference Center, Jakarta.
Rahman Hakim dan Devira Queensha tampil menghadapi atlet-atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
Capaian tersebut menambah catatan prestasi olahraga dansa Sumatera Barat pada tingkat nasional.
Sekembalinya ke Sumatera Barat, kedua atlet bersama rombongan mendapat sambutan pada Rabu (19/8/2026).
Mereka kembali ke daerah bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Sekretaris Umum KONI Sumbar Anandya Dipo Pratama, dan Wakil Ketua Umum IV KONI Sumbar Reido Deskumar.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengapresiasi perjuangan Rahman Hakim dan Devira Queensha pada ajang nasional tersebut.
Menurut Mahyeldi, capaian itu menunjukkan kemampuan atlet Sumatera Barat dalam persaingan olahraga tingkat nasional.
“Prestasi ini patut kita apresiasi. Medali perunggu ini menunjukkan bahwa atlet-atlet Sumatera Barat memiliki kemampuan dan potensi untuk bersaing di tingkat nasional. Pemerintah tentu akan terus memberikan dukungan agar prestasi mereka dapat meningkat,” ujar Mahyeldi.
Mahyeldi juga mendorong capaian tersebut menjadi motivasi bagi atlet untuk terus meningkatkan kemampuan.
Selain itu, ia berharap prestasi atlet Sumbar dapat menginspirasi generasi muda untuk menekuni olahraga.
Karena itu, prestasi Rahman dan Devira menjadi salah satu catatan bagi perkembangan olahraga dansa Sumatera Barat.
Keduanya membawa nama Sumatera Barat dalam persaingan Kejurnas IODI XVI Tahun 2026.
Sekretaris Umum KONI Sumbar Anandya Dipo Pratama mengatakan, raihan medali Rahman Hakim dan Devira Queensha lahir dari kerja keras atlet dan pelatih.
Menurut Anandya, pembinaan yang berjalan secara berkelanjutan juga mendukung pencapaian pasangan tersebut.
“Medali perunggu ini patut kita syukuri dan apresiasi. Ini membuktikan atlet IODI Sumbar mampu bersaing di level nasional. Kami berharap hasil ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” kata Anandya.
Sementara itu, KONI Sumbar terus mendorong setiap cabang olahraga meningkatkan kualitas pembinaan.
KONI Sumbar juga mempersiapkan atlet secara maksimal untuk menghadapi berbagai agenda kompetisi mendatang.
Rahman Hakim dan Devira Queensha mengikuti Kejurnas IODI XVI 2026 dengan pendampingan pelatih Tomy Rhomin Dharu.
Tomy turut mempersiapkan pasangan tersebut menghadapi persaingan pada nomor Dansa Latin Duo.
Medali perunggu IODI Sumbar dari nomor Dansa Latin Duo menjadi capaian bagi Rahman Hakim dan Devira Queensha.
Prestasi tersebut juga menjadi modal bagi IODI Sumbar untuk terus mengembangkan potensi atlet dansa.
Selanjutnya, pembinaan atlet diharapkan terus mendukung peningkatan prestasi Sumatera Barat.
Capaian pada Kejurnas IODI XVI 2026 juga menambah pengalaman kompetitif Rahman dan Devira di tingkat nasional.
Keduanya membawa hasil tersebut bersama rombongan saat kembali ke Sumatera Barat pada Rabu (19/8/2026).
PADANG — Pemko Padang menggalang donasi korban gempa NTT yang terdampak bencana gempa bumi pada…
SWARNASUMBAR.COM— BRI Region 3 Padang mendorong seluruh insan BRILian memperkuat integritas, kerja sama, dan pelayanan…
Perempuan Paramadina membahas kesetaraan peran perempuan di ruang publik dalam webinar refleksi 81 tahun Kemerdekaan…
Semangat Generasi Penerus Meriahkan HUT RI ke-81 di Komplek Permata Surga SWARNASUMBAR.COM — Semangat kemerdekaan…
TUA PEJAT, MENTAWAI — Kabupaten Kepulauan Mentawai menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi…
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam penandatanganan Nota Kesepahaman sinergi rehabilitasi dan pascarehabilitasi penyalahgunaan Napza di Bogor,…