Tim SAR Padang melakukan evakuasi warga terdampak banjir di Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, Rabu malam (11/2/2026).
PADANG – Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di sejumlah titik Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu malam (11/2/2026). Sejumlah warga dilaporkan membutuhkan evakuasi setelah debit air meningkat dan arus menguat.
Kantor SAR Kelas A Padang menerima laporan kejadian pada pukul 20.48 WIB. Berdasarkan informasi awal, air mulai menggenangi permukiman warga sekitar pukul 20.45 WIB setelah hujan lebat berlangsung tanpa jeda.
Enam Personel Diterjunkan ke Lokasi
Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, menyampaikan bahwa enam personel rescuer diberangkatkan pada pukul 21.00 WIB menuju lokasi terdampak di Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.
“Tim diberangkatkan pukul 21.00 WIB menuju lokasi kejadian,” ujar Hendri, Rabu malam.
Tim menempuh perjalanan darat sejauh sekitar 24,7 kilometer dengan estimasi waktu tempuh satu jam. Titik koordinat lokasi berada di 0°59’04.2″ S dan 100°23’57.1″ E, arah tenggara dari Kantor SAR Padang
.
Cuaca Jadi Tantangan Operasi
Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan masih hujan dengan angin berkecepatan sekitar 6 knot. Debit air yang terus meningkat dan arus yang cukup deras menjadi kendala dalam proses evakuasi.
Operasi penyelamatan dilakukan dengan tingkat kewaspadaan tinggi untuk menjaga keselamatan tim dan warga terdampak.
Untuk mendukung operasi, Kantor SAR Padang mengerahkan sejumlah peralatan, antara lain perahu rafting, perlengkapan SAR air, peralatan medis, serta alat komunikasi lapangan.
Data Korban Masih Didata
Hingga berita ini diturunkan, jumlah warga terdampak masih dalam proses pendataan. Kantor SAR Padang menyatakan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan evakuasi berjalan dan warga dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.
Informasi lanjutan akan disampaikan sesuai perkembangan di lapangan.








