Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan arahan pemanfaatan anggaran Rp150 juta per RT saat Musrenbang Kelurahan Balai-Balai, Kamis (5/2/2026).
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, meminta seluruh Rukun Tetangga (RT) memanfaatkan pagu anggaran Rp150 juta secara optimal untuk penguatan ketahanan kota dan pembangunan infrastruktur. Ia menegaskan, anggaran yang dialokasikan melalui kecamatan tersebut harus benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Permintaan itu disampaikan Hendri Arnis pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Balai-Balai, Kecamatan Padangpanjang Barat, Kamis (5/2/2026). Dalam forum tersebut, wali kota menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang tepat sasaran dan berorientasi pada manfaat langsung bagi warga.
Hendri menjelaskan, total anggaran di tingkat kecamatan mencapai sekitar Rp40 miliar yang kemudian dibagi ke setiap RT di seluruh kelurahan. Menurutnya, pembagian Rp150 juta per RT harus diarahkan pada penanganan infrastruktur yang menunjang ketahanan kota secara berkelanjutan.
Fokus Infrastruktur, Lingkungan, dan Ketahanan Ekonomi Warga
Wali kota menyebutkan, penggunaan anggaran dapat diarahkan untuk perbaikan irigasi, sanitasi lingkungan, pengelolaan sampah, hingga penyediaan lahan budi daya ikan atau usaha produktif lainnya. Bahkan, setiap rumah diharapkan bisa memanfaatkan polibag untuk menanam cabai sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan keluarga.
Selain itu, Hendri juga menegaskan bahwa pagu anggaran tahun 2027 difokuskan pada ketahanan kota, pemulihan pascabencana, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah mendata seluruh jalan yang rusak dan masyarakat terdampak bencana untuk segera dilakukan perbaikan.
Terkait persoalan sampah, wali kota meminta setiap RT mengelola sampah secara mandiri. Sampah organik diharapkan dapat diolah menjadi kompos yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga berpotensi menjadi tambahan pemasukan bagi masyarakat setempat.
Pengawalan OPD dan Usulan Musrenbang Kelurahan
Hendri Arnis menekankan pentingnya peran lurah, camat, dan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengawal pelaksanaan program di setiap kelurahan. Ia berharap seluruh anggaran yang tersedia dapat digunakan tepat sasaran dan tidak menyimpang dari tujuan yang telah direncanakan.
Pada kesempatan yang sama, wali kota juga mengingatkan pelaku UMKM yang ingin beriklan di videotron milik Dinas Komunikasi dan Informatika agar langsung berkoordinasi dengan Kominfo. Sementara itu, Lurah Balai-Balai, Tedryon, menyampaikan terdapat enam usulan dalam musrenbang, terdiri dari lima usulan fisik dan satu usulan sosial budaya.
Usulan fisik tersebut meliputi pergantian atap kantor lurah, pengadaan layar infokus, pengadaan sarana dan prasarana kematian, pembuatan drainase sawah, serta pelatihan kader posyandu.









Satu Komentar
Mantap semoga kota padang .